Skip to main content

Full text of "surat terbuka untuk istri"

See other formats


PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



.com 




SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat Pertama: 

n J ''RUMAH TANGGA ADALAH NIKMAT" 1 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 

Rumah tangga merupakan perkara yang sangat pokok bagi kehidupan manusia. Bahkan 
Rasulullah shallallahu'alahihiwasallam menyatakan bahwa seorang yang telah berumah tangga, 
berarti ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Kata beliau, 






."JWl Jl^\ <J &\ j-uU c jJiJt ul^sj J^ST jLSd XjA\ rjji \h\" 



"Apabila seorang hamba menikah berarti separuh agamanya telah sempurna. Maka 
hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam menjaga setengah yang tersisa". HR. Al-Baihaqy dalam 
Syu'ab al-lman dan dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albany. 

Pernikahan merupakan anugerah dan nikmat yang amat besar bagi umat manusia. Dalam al- 
Qur'an, Allah ta'ala menggambarkan bahwa rumah tangga akan mendatangkan ketentraman dan 
kasih sayang. 

Artinya: "Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah: Dia menciptakan untuk kalian istri-istri 
dari jenismu sendiri, supaya kalian cenderung serta merasa tenteram kepadanya, dan Dia 
menjadikan di antara kalian rasa kasih dan sayang. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar 
terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir". QS. Ar-Rum: 21. 

Namun, sebagai manusia, acapkali kita lalai. Kadangkala baru dapat merasakan besarnya 
sebuah nikmat, justru setelah anugerah tersebut dicabut dari kita. 

Suami dan anak yang Allah anugerahkan kepadamu wahai para istri, adalah sebuah nikmat 
yang tak terperikan. Maka jangan sampai Allah mencabut nikmat tersebut karena Anda lalai 
menunaikan kewajiban mensyukurinya. 

"(Ingatlah) ketika Rabbmu memaklumkan "Sesungguhnya jika kalian bersyukur, niscaya Aku 
akan menambah (nikmat) kepada kalian, tetapi jika kalian kufur (nikmat-Ku) maka pasti azab-Ku 
sangat berat". QS. Ibrahim:7. 






" 



^ "Pesantren "Tunas Ofmu" %edunawu(uh Purhafingga, J Jumadaftffa <1&Z /ilAhrifzOH 




Diringkas dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 1-13). 
1 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



.com 




SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 
Surat "Kutuai 



''RUMAH TANGGA ADALAH LADANG KEBAIKAN" 2 



Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Para istri yang kami hormati... 

Suamimu adalah ladang yang subur untuk meraih surga Allah ta'ala. Maka manfaatkanlah 
ladang itu sebaik-baiknya untuk bercocok tanam; sehingga engkau dapat memetik hasilnya kelak di 
akhirat. 

Rasululullah shallallahu'alaihiwasallam menasehatkan, 

lg\ °ja &yl\ ^Jl£5\ l^j JJ ^^rjj c*pIWj cl^ry cJai-^j cLa^i cJiC^j dgl**^- i\°JJ\ cJL^> \h\ n 

"V/7ea seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, 
menjaga kemaluannya dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan padanya: "Masuklah ke 
dalam surga dari pintu manapun yang kau mau". HR. Ahmad dari Abdurrahman bin 'Auf 
radhiyallahu'anhu dan dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albany. 

Dikisahkan bahwa seorang wanita datang kepada Rasululullah shallallahu'alaihiwasallam 
untuk suatu keperluan. Setelah selesai, Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam bertanya, "Apakah 
engkau memiliki suami?". "Ya" jawabnya. "Bagaimana sikapmu padanya?" sambung beliau. "Aku 
selalu melayaninya kecuali dalam hal yang tidak kumampui" jawabnya. Beliau bersabda, 

."iSjUj dh^r ti\3 <itu> CJt jjJ l£J&\ 

"Perhatikan baik-baik bagaimana kedudukanmu di sisinya. Karena ia adalah surgamu atau 
nerakamu!". HR. Ahmad dari Hushain bin Mihshan dan dinyatakan sahih oleh Syaikh al-Albany. 

Juga anak-anak kita merupakan ladang amal yang sangat istimewa. Rasulullah 
shallallahu'alaihiwasallam bersabda, 

"V/7ra seorang manusia mati, maka terputuslah seluruh amalannya kecuali tiga; sedekah 
jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak salih yang selalu mendoakannya". HR. Muslim dari Abu 
Hurairah radhiyallahu'anhu. 

^ Pesantren "Tunas Ofmu" Hedungwufuh Purbalingga, /4 Oumadaftffa <t£Z / <8 fthrifzotf 




Diringkas dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 17-20). 
2 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



, m, . lM bunasilmu.com 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 







Surat Ketiga: 

"RUMAH TANGGA ADALAH AMANAH" 3 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Para istri yang mulia... 

Di satu sisi rumah tangga adalah nikmat. Namun di sisi lain rumah tangga merupakan 
amanah dan tanggung jawab yang harus dipikul sebaik-baiknya. Karena hal itu akan 
dipertanggungjawabkan kelak di akhirat. Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam mengingatkan, 

2 o/ s o^o^«» o y y y K' ' i' ° ' °' | B f l' t*' a' ** f o ' t a' & s o s » o s s 2 s o y t o f \s 

wLPj i*^* Vj5~»J> ^J *™JJ ^JJ P^ J*' LT* *£ J d ^'J c fefj c^ Jj^* J* J ^ J*' (^ 

"Ketahuilah, kalian semua adalah penanggungjawab dan seluruh kalian akan ditanya 
tentang tanggung jawabnya. Pemerintah merupakan penanggungjawab dan ia akan ditanya 
tentang rakyatnya. Seorang lelaki penanggungjawab atas keluarganya dan ia akan ditanya tentang 
mereka. Seorang wanita penanggungjawab atas anak-anak suaminya dan ia akan ditanya tentang 
mereka. Seorang budak penanggungjawab atas harta tuannya dan ia akan ditanya tentang itu. 
Ketahuilah, kalian semua adalah penanggungjawab dan seluruh kalian akan ditanya tentang 
tanggung jawabnya". HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar radhiyallahu'anhuma. 

Marilah kita jaga amanah ini semaksimal mungkin, sebab orang yang memiliki karakteristik 
tersebut dijanjikan kelak akan mewarisi surga Firdaus. Sebagaimana dijelaskan Allah ta'ala dalam 
firman-Nya, 

Artinya: "Dan orang-orang yang memelihara amanat dan janjinya. Serta orang-orang yang 
menjaga shalatnya. Mereka itulah para pewaris. Yang akan mewarisi surga Firdaus, mereka kekal 
di dalamnya". QS. Al-Mu'minun: 8-11. 

Sekecil apapun tugas dan tanggungjawab, bila disikapi dengan keluh kesah dan perasaan 
tidak ikhlas, niscaya akan terasa berat. Sebaliknya seberat apapun tugas dan tanggung jawab, bila 
dilakukan dengan penuh kerelaan dan keikhlasan akan terasa ringan. Wallahu ta'ala a'lam... 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedunawufuk PurHafingga, Zf Ownadal'Ula <t£Z /z$ AfirifzOH 




Diringkas dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 23-26). 
3 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 







SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat Keempat: 

"KITA PERLU BELAJAR DAN TERUS BELAJAR" 4 






Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Para istri yang semoga senantiasa dirahmati Allah... 

Ilmu laksana cahaya. Orang yang tidak memiliki ilmu akan hidup dalam kegelapan. Tidak 
mengetahui jalan manakah yang seharusnya ditempuh, juga tidak mengerti langkah apa yang 
diambil tatkala menghadapi masalah. Karena itulah kebutuhan kita terhadap ilmu melebihi 
kebutuhan kita akan makan dan minum. 

Kebaikan hidup dunia dan akhirat hanya dapat diraih, salah satunya dengan ilmu agama. 
Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam menjelaskan, 



. JJJU1 J^ ^AAJ \J^ *J 4JU1 Sj± JA 



"Barang siapa yang Allah kehendaki untuknya kebaikan; niscaya Allah akan jadikan ia 
paham agamanya". HR. Bukhari dan Muslim dari Mu'awiyah bin Abi Sufyan. 

Demikian pula halnya kesuksesan dalam rumah tangga, tidak akan bisa diraih tanpa ilmu. 
Karena itu, jangan pernah berangan-angan bisa menjadi istri yang sukses, apabila kita tidak mau 
belajar. 

Masih banyak yang harus dipelajari, berapapun usia pernikahan kita. Kita perlu mempelajari 
bagaimana tuntunan agama berkaitan dengan kehidupan rumah tangga. Apa saja kewajiban yang 
harus dilaksanakan dan apa saja yang harus dihindarkan. Kita harus belajar bagaimana cara 
bermuamalah yang benar dengan suami, anak dan semua orang yang hidup bersama kita. 

Alhamdulillah, sekarang telah banyak saran yang tersedia. Sudah banyak beredar buku-buku 
bimbingan hidup berumah tangga, majalah, kaset, cd serta vcd ceramah keagamaan dan lain 
sebagainya. Majlis taklim juga marak. Jangan pernah merasa malas menghadiri majlis penuh berkah 
itu, guna mendengarkan untaian nasehat nan berharga. 

Bukalah wawasan berfikir dengan bergaul bersama teman-teman yang salihah. Pilihlah 
teman yang mendukung kita dalam menjalankan ajaran agama. Karena dari kawan yang salihah itu 
kita dapat mengaca. Ingat kita tak boleh 'kuper' (kurang pergaulan), tapi kita juga tak boleh jadi 
'koper' (korban pergaulan)! Wallahu a'alam... 






^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedunawufuk 'Purbalingga, zB Oumacfaf'Ufa <t&Z /Z JAeiZOii 



Diringkas dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 27-34). 
4 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 







SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

^SurafUefima: 

"HAKIKAT KEBAHAGIAAN" 5 

Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Para istri yang terhormat. 






Rumah tangga yang bahagia adalah idaman setiap orang. Namun bila ditanyakan, "Apa itu 
bahagia?". Mungkin pertanyaan ini sulit kita jawab. Sebab, kebahagiaan adalah sesuatu yang bisa 
dirasakan, namun sulit diungkapkan dengan kata-kata. Kebahagiaan adalah sesuatu yang bersifat 
aknawi, sebuah perasaan yang lahir dalam hati, membawa berjuta makna. 

Kebahagiaan dapat dirasakan oleh siapa saja. Kebahagiaan bukanlah monopoli orang yang 
berduit saja. 

Berapa banyak pasangan suami istri yang siang malam diperbudak oleh hartanya, sehingga 
hubungan cinta kasih di antara mereka terasa sangat gersang. Bahagiakah kehidupan seperti itu? 

Bukankah rumah sederhana yang membuat seorang wanita selalu tersenyum lebih baik 
daripada istana megah yang selalu membuatnya menangis dan merintih? Nasibnya ibarat burung 
dalam sangkar emas. 

Seorang ahli ibadah tersohor; Ibrahim bin Ad-ham, sebagaimana dinukil dalam kitab Hilyah 
al-Auliya' dan Shifot ash-Shafwah, pernah berucap, "Andaikan para raja dan putra-putra mereka 
mengetahui apa yang kita rasakan berupa kebahagiaan dan kenikmatan; niscaya seluruh hidup 
mereka akan digunakan untuk berjuang keras dengan mengangkat pedang, demi merampas apa 
yang kita miliki berupa kehidupan yang tenang dan sedikitnya keluh kesah". 

Lalu bagaimanakah sebenarnya rumah tangga yang bahagia dan siapa sebenarnya wanita 
yang bahagia? 

Ketahuilah, kebahagiaan itu hanya dapat diraih dan dirasakan oleh sepasang suami istri yang 
senantiasa mensyukuri nikmat-nikmat Allah, merasa berkecukupan dan taat beribadah. 

Dalam al-Qur'an disebutkan: "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi 
tenteram". QS. Ar-Ra'du: 28. 

Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam menjelaskan, 

"SlfT Uj iill &3j Islif ^}jjj lilof °Ja *JM 1x5" 

"Beruntunglah orang yang berislam, dikaruniai rizki yang cukup dan dijadikan menerima apa 
pun yang dikaruniakan Allah". (HR. Muslim dari Abdullah bin 'Amr). 

^ Pesantren "Tunas 9fmu" KjedungwuCuh Vurkahngga, 6 0- Tsamil^Z /g JAeiZOH 




Diringkas dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 43-48). 
5 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 








SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat Keenam - Bagian Pertama: 

'MERANCANG KEBAHAGIAAN SEBELUM PERNIKAHAN 7 

Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Saudariku. 



Kebahagiaan rumah tangga perlu dirancang dan dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum 
pernikahan. Bagi saudariku para muslimah yang belum menikah, Anda masih mempunyai 
kesempatan lebih lapang guna banyak belajar. Adapun Anda yang telah menikah dan memiliki putri 
yang telah beranjak dewasa, Anda perlu mempersiapkan sebaik-baiknya sang buah hati untuk 
menuju ke pelaminan. 

Di antara bentuk persiapan itu adalah: 

1. Perbaikilah diri dan berhiaslah dengan pakaian takwa 

Inilah persiapan pertama dan utama. Sebab laki-laki yang baik dipersiapkan Allah untuk 
wanita yang baik, begitu pula wanita yang baik dipersiapkan untuk dianugerahkan buat laki-laki 
yang baik. 

."OUJaiJ OjIIk^j jJ^S OUJaJtj Ol^UJ dj^Jki\j j^Jk^S Ote^J 1" 

Artinya: "Perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji untuk 
perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki 
yang baik untuk perempuan yang baik (pula)". QS. An-Nur: 26. 

Suatu hal yang lucu apabila Anda berangan-angan mendapat pasangan yang salih sedang 
Anda tidak berusaha menjadi wanita yang salihah. 



Suami yang salih adalah rezeki. Barang siapa yang bertakwa maka akan dikaruniai Allah 



rezeki. 






Artinya: "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberinya jalan keluar. 
Dan mengaruniainya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya". QS. Ath-Thalaq: 2-3. 

Termasuk buah dari takwa, sebagaimana disitir dalam QS. Ath-Thalaq: 4, Allah akan 
memudahkan setiap urusan kita. Termasuk di dalamnya urusan jodoh dan pernikahan. 

Satu hal penting yang tak boleh Anda lupakan, bahwa jodoh ada di tangan Allah. Bukan kita 
yang mengatur, namun Allah lah yang menentukan. Karena itu, panjatkanlah doamu kepada Allah 
dengan penuh ketulusan dan keikhlasan agar Dia berkenan mengaruniakan padamu jodoh yang 
baik. Sebab doa adalah senjata orang yang beriman. "Berdoalah kepada Allah dengan penuh 
keyakinan bahwa doamu akan dikabulkan". HR. Tirmidzy (hal. 790 no. 3479) dan dinyatakan hasan 
oleh Syaikh al-Albany. 7 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" %edunmu(uh ^Purbalingga, <$ 0. TsaniU^Z /<6 IMeiZOH 






Diringkas dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 51-54). 

Sebagaimana dalam as-Silsilah ash-Shahihah (11/141 no. 596) dan Shahih al-JamV (1/108 no. 245). 
6 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 



SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 







Sura f Keenam - "Bagian %edw: 



"MERANCANG KEBAHAGIAAN SEBELUM PERNIKAHAN" 8 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 

Saudariku... 

Di antara bentuk persiapan sebelum menikah adalah: 



2. Meluruskan niat 






Hendaklah tujuan utamamu dalam menikah adalah mencari ridha Allah ta'ala. Juga guna 
merealisasikan fitrah yang telah Allah gariskan bagi umat manusia, menjaga diri dari gejolak 
syahwat yang diharamkan, menghidupkan sunnah Rasul shallallahu'alaihiwasallam dan 
membangun rumah tangga muslim yang menjadi sumber kedamaian, ketenangan dan kasih sayang. 

Ikhlaskan niatmu dalam membina hidup berumah tangga. Allah ta'ala berfirman, 



."^lJUJ( L/) <tU ^U-ij Is^ih^j ijf^j J?)^p ^1 J^" 



Artinya: "Katakanlah: sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah 
untuk Allah, Rabb semesta alam". QS. Al-An'am: 162. 

3. Memilih calon suami yang salih dan taat beragama 

Suami yang salih akan memberikan peluang dan kemudahan bagimu untuk menjalankan 
agama, tolong menolong denganmu dalam mencari ridha Allah dan meraih kebahagiaan hidup di 
dunia dan akhirat. Oleh karena itu Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam berpesan, 

"Jika datang kepada kalian seorang yang kalian ridhai agama dan akhlaknya maka 
nikahkanlah ia. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan". 

Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, sekalipun ia memiliki (kekurangan duniawi)?". 

Beliau menjawab, "Jika datang kepada kalian seorang yang kalian ridhai agama dan 
akhlaknya maka nikahkanlah ia", beliau ulang tiga kali. HR. Tirmidzy dari Abu Hatim al-Muzany dan 
dinilai hasan oleh Syaikh al-Albany. 



^ "Pesantren "Tunas Ofmu" %edunawu(uh "Purhafingga, ZO 0- Tsaniil^Z /23 JAeiZOii 



Diringkas dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 54-56). 
7 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 











SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat "Keenam - "Saman "Ketiga.- 



'MERANCANG KEBAHAGIAAN SEBELUM PERNIKAHAN 7 






Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Saudariku... 

Di antara bentuk persiapan sebelum menikah adalah: 

4. Meringankan mahar 

Wanita yang paling mudah maharnya adalah wanita yang paling banyak berkahnya. 
Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam bersabda, 



l$*fj Jr-^J \#\X«0 j*«*3j 






"Sungguh termasuk keberkahan seorang wanita ialah: mudah urusan peminangannya, 
mudah maharnya dan mudah rahimnya". HR. Ahmad dari Aisyah radhiyallahu'anha dan dinilai 
sahih oleh Ibn Hibban. 

Maksud kemudahan dalam mahar adalah si wali perempuan tidak mempersulit calon 
menantu dalam urusan mahar dan memberatkannya dengan meminta mahar yang tinggi. Juga 
termasuk kategori kemudahan dalam mahar: si lelaki dimudahkan Allah untuk mengumpulkan 
mahar yang diminta. 

Adapun yang dimaksud dengan mudah rahim adalah: mudah dalam melahirkan dan 
dikaruniai banyak keturunan. Demikian keterangan yang disampaikan oleh al-Munawy dalam Faidh 
al-Qadir. 

5. Melihat calon pasangan 

Pelaksanaan proses ini akan menghasilkan kelanggengan kasih sayang. Juga akan 
menghindarkan berbagai hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Berapa banyak rumah tangga 
yang tercerai berai ikatannya, padahal masih di bulan-bulan awal pernikahan. Disebabkan karena 
adanya ketidakcocokan hati antara suami dan istri. 

Karena itu, setelah salah seorang sahabat; al-Mughirah bin Syu'bah radhiyallahu'anhu 
meminang seorang wanita, Nabi shallallahu'alaihiwasallam menasehatkan kepadanya, 



r 



U£1j ^ojj 0\ ^^\ ti\& LgJJ Joj\ 




"Lihatlah wanita tersebut; sebab hal itu akan menyebabkan 'kelanggengan' cinta kalian 
berdua". HR. Tirmidzy dan dinyatakan hasan oleh beliau. 



^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedunawufuh "PurHafingga, 4 Ity'al) UgZ /6 OuniZOH 




Diringkas -dengan berbagai tambahan- dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu 
Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, Bogor (hal. 57-58). 
8 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



. m, .. , u bunasilmu.com 



PONDOK PESANTREN 'TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 







Surat Keenam - Bagian %&emhat: 



"MERANCANG KEBAHAGIAAN SEBELUM PERNIKAHAN" 10 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 

Saudariku... 

Di antara bentuk persiapan sebelum menikah adalah: 

6. Shalat istikharah 

Apabila telah datang seorang pria meminangmu hendaklah engkau memikirkannya dengan 
penuh pertimbangan, bermusyawarahlah dengan orang yang terpercaya dan jangan lupa 
beristikharahlah kepada Allah. Karena shalat istikharah merupakan ibadah yang amat dianjurkan 
dalam Islam. Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam bersabda, 

.Oj^Jl ^Up cJfj tllpf O j llafj cjOSf U j jJi? iifo t^Jai)! (DLpa3 ^ dUllofj (.dbjJLi ^jJi£Lo!j 

^ yy y , * y y * o o o ^ o s y 

. "*£•£■ ^4j J 15 "^^j* j** cOlT dJ£" ^*J» ^J jiStj i2p if*J*\j J* Mjlsti 4br"Tj ^y>f J^-ip 

"Apabila seorang di antara kalian berkeinginan melakukan suatu perkara, hendaknya ia 
mengerjakan shalat dua raka'at di luar shalat fardhu. Kemudian bacalah doa ini: "Allohumma inni 
astakhiruka bi'ilmika, wa astaqdiruka bi gudrotika, wa as'aluka min fadhlikal 'adz?m, fa innaka 
tagdiru wa la agdir, wa ta'lamu wa la a'lam, wa anta 'allamul ghuyub. Allohumma in kunta ta'lamu 
anna hadzal amro khoirun I? f? dini wa ma'asy? wa 'agibati amr?" (atau '"ajili amr? wa ajilih), 
fagdurhu I? wa yassirhu I? tsumma barik lifihi. Wa in kunta ta'lamu anna hadzal amro syarrun I? f? 
d?n? wa ma'asy? wa 'agibati amn" (atau 'ajili amr? wa ajilih), fashrifhu 'ann? washrifn? 'anhu wagdur 
liyalkhoiro haitsu kana, tsumma ardhin? (Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pilihan yang tepat 
kepada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kekuatan kepada-Mu dengan kemahakuasaan-Mu dan 
aku memohon karunia-Mu yang besar. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa sementara aku tidak 
kuasa. Engkau Maha Mengetahui, sedang aku tidak mengetahui, dan Engkaulah Yang Maha 
Mengetahui perkara g ha i b. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa perkara ini baik bagiku, 
bagi agamaku, bagi hidupku dan baik akibatnya terhadapku (atau: baik bagiku di dunia maupun 
akhirat) maka takdirkanlah perkara itu untukku dan mudahkanlah bagiku. Dan sesungguhnya jika 
Engkau tahu bahwa perkara ini buruk bagiku, bagi agamaku, bagi hidupku dan buruk akibatnya 
terhadapku (atau: buruk bagiku di dunia maupun akhirat); maka jauhkanlah perkara ini dari ku dan 
jauhkan diriku darinya. Lalu takdirkanlah kebaikan untukku di manapun ia berada, kemudian 
jadikanlah aku ridha menerimanya)". Kemudian Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam bersabda, 
"Dan silahkan ia sebutkan kepentingannya". HR. Bukhari dari Jabir bin Abdullah. 

^ Pesantren "Tunas Ofmu" Hedunawufuk Vurloafingcja, iS Ity'ato U&Z /ZO OuniZOH 




Diringkas -dengan berbagai tambahan- dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu 
Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, Bogor (hal. 58-60). 
9 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



.com 



Saudariku... 







SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat TCefufub - "Saman Pertama,- 



'KUNCI-KUNCI SUKSES MEMBINA RUMAH TANGGA 



,11 






Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Banyak kunci sukses membina rumah tangga, di antaranya 



1. Mengenali karakter pasangan 



lah 



Di antara perkara yang harus diperhatikan setelah pernikahan: berusaha mengenali karakter 
pasangan semampunya. Apa saja yang disukainya dan apa saja yang dibencinya. Sebab, dengan mengenali 
sifat dan karakter suamimu, akan tergambar di hadapanmu langkah-langkah yang jelas yang harus engkau 
ambil dalam berinteraksi dengannya. 

Berikut beberapa tipe suami beserta solusi untuk menghadapinya: 12 

1. KERANJINGAN KERJA 

Tipe suami seperti ini lebih mengutamakan pekerjaan daripada keluarga dan lingkungan sekitarnya. 
Tak heran jika waktu yang tersedia untuk keluarga sangatlah sedikit, la adalah seorang pekerja keras. Suami 
yang keranjingan kerja (workaholic) umumnya memiliki ego yang tinggi, la berpikir, toh semua demi 
kesejahteraan keluarga. 

SOLUSI 

Tak ada kata lain selain sabar. Carilah saat tepat untuk menyampaikan uneg-uneg Anda. Misalnya, 
menjelang tidur saat ia sudah dalam keadaan relaks. Katakan bahwa Anda dan anak-anak mengkhawatirkan 
kesehatannya yang terlalu diforsir untuk urusan pekerjaan, dan mengajaknya untuk berlibur di akhir pekan. 
Anda memang harus aktif. Ingatkan suami bahwa, sesibuk apa pun, ia harus menyempatkan diri bersama 
keluarga. Yang terpenting adalah komunikasi. 

2. PEMALAS 

Tipe ini kebalikan dari tipe workholic. Tipe seperti ini tentu sangat meresahkan istri. Pasalnya, selain 
tak mau bekerja, ia juga menyandarkan hidup sepenuhnya pada istri. Rumahtangga yang seharusnya 
menjadi tanggung jawabnya sebagai kepala rumahtangga, ia alihkan pada istri. Istrilah yang menjadi tulang 
punggung keluarga. 

SOLUSI 



Sama halnya tipe workholic, menghadapi suami pemalas juga butuh kesabaran tinggi. Jika tidak, 
bisa-bisa ribut sepanjang hari. Berbicara dari hati ke hati merupakan cara efektif. Tanyakan apa yang 
menyebabkan ia tak mau bekerja. Jika alasannya sulit mencari pekerjaan, Anda bisa memintanya 
menciptakan pekerjaan baru sesuai kemampuan yang ia miliki. Katakan bahwa tidak selamanya bekerja itu 
harus di kantor. Di rumah pun bisa bekerja. Yang penting ada kemauan. Ingatkan suami bahwa rumahtangga 
adalah tanggungjawab bersama antara Anda dan dia. 



Bersambung... 



^ Pesantren "Tunas 9fmu" Hedungwufuk Purbalingga, Zf? l^jah /432 /ZJ OuniZOii 







Diringkas -dengan berbagai tambahan- dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri " karya Ummu Ihsan dan Abu 
Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, Bogor (hal. 65-68). 

Diadaptasi dari makalah berjudul "Mengenal type sifat suami dan solusi menghadapinya " sebagaimana dalam 
http ://f alahlugmanulhakiem. wordpress . com. 
10 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 










Kata 



SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat ftjetujuk - Bagian Pertama: 

"KUNCI-KUNCI SUKSES MEMBINA RUMAH TANGGA" 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 

Saudariku... 

Berikut kelanjutan pembahasan tentang bermacam tipe suami dan cara menghadapinya: 13 

3. PERFEKSIONIS 
Ini yang seringkah membuat istri kewalahan. Segala sesuatu harus kelihatan sempurna di matanya. 

Tak boleh ada yang cacat. Suami perfeksionis biasanya banyak menuntut. Istri harus cantik-lah, pintar-lah, 
rajin, pandai masak, dan sebagainya. Padahal, semua itu belum tentu dapat terpenuhi oleh sang istri. 

SOLUSI 

Terkadang memang kesal melihat suami yang terlalu banyak menuntut. Tetapi Anda tak perlu emosi. 
<an bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna. Setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan. 
Mintalah ia mengerti kekurangan Anda, seperti halnya Anda bisa mengerti kekurangannya. 

4. ANAK MAMI 

Suami tipe ini apa-apa, ia selalu minta pendapat sang ibu. Segala hal tentang diri Anda juga selalu 
dibandingkan dengan ibunya. Obsesinya adalah, Anda harus sama dengan figur ibunya. Mulai dari cara 
berdandan, memasak sampai memberikan kasih sayang. Parahnya jika suami tipe ini meminta istrinya 
mengubah sosok dan karakter agar serupa dengan ibunya. Jika keinginannya tidak terwujud, ia akan 
meminta bantuan sang ibu untuk memberi nasihat. 

SOLUSI 

Mintalah suami untuk memahami bahwa Anda dan ibunya memiliki perbedaan. Katakan, mengubah 
karakter dan penampilan agar serupa dengan ibunya bukanlah hal mudah. Semua itu butuh waktu dan 
proses. Tentu, tak ada salahnya Anda meniru hal positif dari ibu mertua Anda. 

5. TIDAK ROMANTIS 

Suami tipe ini cenderung kaku dan acuh pada istri, la tidak tahu bagaimana caranya memanjakan 
istri. Yang terjadi biasanya istrilah yang meminta dimanjakan dan diperhatikan. 

SOLUSI 

Anda dituntut untuk bersikap lebih agresif. Tak ada salahnya memulai bersikap romantis lebih dulu, 
dengan memberikan ciuman, belaian dan perhatian misalnya. Katakan bahwa Anda juga menginginkan hal 
itu dapat ia lakukan pada Anda. Tentu, tak mudah mengubah seseorang yang dingin menjadi agresif. Tetapi 
jika Anda sabar, insyaAllah sifat dingin suami akan mencair sedikit demi sedikit. 

6. PEMARAH DAN BAWEL 

Suami tipe ini memiliki temperamen tinggi dan gampang tersulut emosinya. Masalah kecil bisa 
menjadi besar. Umumnya suami pemarah sulit mengendalikan diri. Selain suka marah-marah, suami juga 
bawel. Segala hal tak luput dari 'perhatiannya'. Penataan rumah yang kurang menarik, lantai yang kotor, dan 
sebagainya. Jika tak bisa menyikapi, bisa-bisa hubungan Anda menjadi terganggu. 

SOLUSI 

Kuncinya, berkepala dingin. Apalagi jika itu sudah merupakan pembawaannya. Saat ia melampiaskan 
emosinya, Anda harus mampu meredam diri, tidak terbawa emosi. Biarkan ia berbicara sepuasnya, baru 
setelah itu Anda sampaikan betapa sifatnya itu sangat mengganggu hubungan Anda. Jika Anda mampu 
menyampaikannya dengan baik, insyaAllah suami pun akan mencoba mengubah sifat pemarahnya. 

"Jsk Pesantren "Tunas Ofmu" Hedungwufuh fiur&afingga, 8 Hgimadkan <1&Z / 'S Agustus ZOii 

SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 



Surat ftjetujuk ~ "Bagian %edua: 



J 



"Mengenal type sifat suami dan solusi menghadapinya", http://falahlugmanulhakiem.wordpress.com dengan 
berbagi perubahan. 
11 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 



"KUNCI-KUNCI SUKSES MEMBINA RUMAH TANGGA" 14 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 

Saudariku... 

Di antara kunci sukses membina rumah tangga: 

2. Jangan lupakan makna kepemimpinan dalam rumah tangga 

Seperti kata pepatah, bahtera yang memiliki dua nahkoda tentu akan tenggelam. Demikian juga 
dengan bahtera rumah tangga. Agar bahtera dan segenap penumpangnya selamat sampai tujuan maka tidak 
boleh ada dua orang nahkoda. 

Dan ingatlah bahwa nahkoda bagi bahtera rumah tangga adalah suami. Dialah pemimpin dalam 
rumah tangga. Allah ta'ala berfirman, 



Artinya: "Kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita, dikarenakan Allah telah melebihkan 
sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), juga karena mereka (laki-laki) telah 
menafkahkan sebagian dari harta mereka". QS. An-Nisa': 34. 

Di antara bentuk kelebihan tersebut adalah kelebihan dari sisi ilmu, akal dan kekuasaan. Demikian 
keterangan dalam Tafsir al-Jalalain. 

Sebagai pemimpin, suami bertanggung jawab untuk mensukseskan mahligai rumah tangganya yang 
diibaratkan seperti sebuah perusahaan, yang mana kedua belah pihak telah menanamkan modal berharga 
yaitu hidup dan mati mereka berdua. 

Keduanya sama-sama bercita-cita dapat meraih keuntungan tertinggi. Yaitu lahirnya generasi yang 
salih dan salihah. Kemudian keluarga muslim tersebut membangun masyarakat yang kuat beragama. 
Sehingga dari situ mereka dapat meraihkan puncak kesuksesan, yaitu surga Allah jalla wa 'ala. 

Dalam membina kehidupan rumah tangga ini, pemimpin harus bertindak sebagai pemimpin dan 
bawahan harus berlaku sebagai bawahan. 

Tetapi, bukan berarti seorang istri tidak memiliki peran sama sekali. Justru istri memiliki peran yang 
sangat besar. Yaitu mendukung suami dalam setiap keputusan baik yang dibuatnya serta membantunya. 

Istrilah yang tetap berdiri di samping suami dalam menghadapi kondisi-kondisi yang sulit. 

Istrilah yang mendidik anak-anak dan memperhatikan keadaan mereka. 

Istrilah yang menjadi sumber kedamaian dan ketenangan bagi suaminya. 

Waspadalah! 

Jangan hiraukan propaganda orang di luar Islam, yang berusaha mengangkat slogan emansipasi 
wanita, isu gender dan yang semisal. Sebab sejatinya mereka sedang berusaha keras menjauhkan para istri 
dari rumah, sehingga tugas utamanya dalam rumah tangga terbengkalai. Akibatnya anak-anak akan rusak, 
dan itu berujung kepada hancurnya umat Islam. Wallahul musta'an... 



^ Pesantren ""Tunas Ofmu" Hedungwufuh Wurtaatmgga, {$ IfytmaSan <t&Z /<J Agustus ZOH 




Diringkas -dengan berbagai tambahan- dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu 
Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, Bogor (hal. 68-72). 
12 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 







SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat r Kefujufi - teacjian Ketiga.- 



'KUNCI-KUNCI SUKSES MEMBINA RUMAH TANGGA 



f 15 






Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Saudariku... 

Di antara kunci sukses membina rumah tangga: 

3. Rebut hati suami dengan bersegera menaatinya 

Sebuah kata hikmah menyebutkan, "Sebaik-baik istri adalah yang taat, pencinta, bijak, subur 
lagi penyayang, pendek lisan (tidak cerewet) dan mudah di atur". 

Wahai para istri, ketaatanmu kepada suami dalam hal yang baik akan mengangkat 
derajatmu di sisi Allah ta'ala. Sebagaimana dijelaskan Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam dalam 
sabdanya, 

lg\ °ja 2u^Jl ij^ ^ ^ J^? '-^'JJ C*pIMj <X£r£ cJai-^j cLa^i cJil^j ct£Ug£- i\j£\ cJL^> 13)" 

"Jika seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, 
menjaga kemaluannya dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan padanya: "Masuklah ke 
dalam surga dari pintu manapun yang kau mau". HR. Ahmad dari Abdurrahman bin 'Auf 
radhiyallahu'anhu dan dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albany. 

Ketaatanmu kepada suami akan mendatangkan kebahagiaan dan ketenangan bagimu. 
Sebab, suamimu pasti akan akan sangat gembira tatkala melihatmu bersegera menaatinya, tidak 
bermalas-malasan dalam menunaikan apa yang dikendakinya, sehingga iapun terdorong pula untuk 
menaatimu dan menuruti keinginanmu yang syar'i. 

Seorang ibu pernah menasehati putrinya di hari pernikahannya, "Jadilah engkau seperti 
budak bagi suamimu, niscaya ia pun akan menjadi seperti budak bagi dirimu". 

Mungkin sekali setan akan membisikkan, "Aku juga punya harga diri!". Apalagi manakala 
ada masalah di antara kalian berdua. Lalu bisikan tersebut mendorongmu untuk enggan mengakui 
kesalahanmu. 

Sadarlah, harga diri apakah yang harus dipertahankan antara sepasang suami istri? 
Sesungguhnya harga diri mereka adalah satu. Permohonan maafmu kepada suami sama sekali 
tidak akan mengurangi harga dirimu. Justru, sebaliknya akan menambah kehormatan dan harga 
dirimu di mata suami. Bahkan permintaan maafmu -sekalipun sebenarnya engkau tidak bersalah- 
insyaAllah akan membuatnya malu terhadap dirinya sendiri. Dan akan menjadikannya insaf, sadar 
dan mengoreksi diri. 



Selamat mencoba! 



"J5k Pesantren "Tunas Ofmu" Kedungwufufa Vurtoafingga, 1$ Swwadl&Z /<Z September ZOii 






SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat Kedefahan - teagian Pertama.- 



Diringkas -dengan sedikit perubahan- dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu 
Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, Bogor (hal. 12-1 A). 
13 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 



;16 









"SUAMIMU BUKAN MALAIKAT" 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 

Saudariku... 

Sadarilah, suamimu bukanlah seorang malaikat. Makhluk yang tidak memiliki gejolak nafsu 
dan syahwat, serta tidak pernah mengalami rasa bosan dan jemu. Suamimu adalah manusia biasa. 
Dia seorang laki-laki sebagaimana laki-laki lain. 

Dan semua lelaki memiliki tabiat menyukai sosok wanita yang berparas canti, 
berpenampilan menarik, dengan wajah berseri dan aroma yang wangi. Allah ta'ala berfirman, 

Artinya: "Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang 
diinginkan, berupa wanita-wanita, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas 
dan perak...". QS. Ali Imran: 14. 

Realita berbicara bahwa setan-setan berwujud manusia, yaitu para wanita fasik, di luar 
rumah, di jalan-jalan, di pasar-pasar atau di tempat kerja suamimu, mereka benar-benar berhias 
seelok dan secantik mungkin. Mereka mengenakan busana seindah mungkin dengan aroma 
parfumnya yang begitu menggoda. Bahkan mereka tidak segan-segan memamerkan aurat. Untuk 
apa mereka melakukan itu semua? 

Yang jelas, salah satu tujuan mereka adalah untuk menarik perhatian segenap laki-laki yang 
dijumpainya. Agar pandangan setiap pria tertuju kepadanya. Tidak terkecuali suamimu! 

Jadi, betapa malang nasibmu, wahai Saudariku... 

Jika karena sikapmu yang kurang tanggap dan kurang peka, engkau tidak mau berhias, malas 
bersolek, malas menjaga kecantikan dan penampilan. Akhirnya hal itu melemahkan kecintaan dan 
ketertarikan suamimu terhadap dirimu. 

Karena ia tidak menemukan dalam dirimu apa yang ia temukan pada diri wanita-wanita 
fasiq tadi. Lihatlah betapa serius usaha mereka dan betapa besarnya keinginan mereka untuk 
menarik perhatian suamimu dan pria-pria lain! Sudahkah Engkau seserius mereka?? 

Para Istri yang mulia... 

Sadarilah bahwa godaan bagi laki-laki di luar rumah itu sangat besar. Dan godaan yang 
paling berat baginya adalah ujian wanita. Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam bersabda, 

^U*wl)( ^a J^T^' lJ& "j&\ ^S? (S^H { *-^ j* ^ 

"Aku tidak meninggalkan sesudahku fitnah yang lebih berbahaya bagi kaum pria, melebihi 
fitnah wanita". HR. Bukhari dan Muslim dari Usamah bin Zaid radhiyallahu'anhuma. 



"Sk Pesantren "Tunas Ofmu" %edunawu(uh Purba fingga, Zi Syawal r <JQZ /<q Sehiemher ZOii 




Dinukil dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri " karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka Darul 
Ilmi, Bogor (hal. 81-83). 
14 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 







SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Suraffce/efafian ~ "Bagian Hedua: 

'SUAMIMU BUKAN MALAIKAT 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



»17 



Saudariku. 



Godaan wanita terhadap seorang pria di luar rumah amatlah besar. Terlebih lagi pada 
zaman kita sekarang ini. Pemandangan-pemandangan tidak senonoh dapat dinikmati secara gratis 
hampir di segenap sudut kota, di media-media elektronik ataupun cetak. 

Seorang pria yang salih, ketika secara tidak sengaja matanya tertuju kepada pemandangan 
yang menyulut syahwatnya, ia akan teringat wasiat Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam manakala 
beliau bersabda, 

O ^ s s s O O/ yy yy 2 O yy O C3 

"Sesungguhnya wanita datang dalam gambar setan. Barangsiapa menghadapi kondisi 
tersebut, hendaklah ia segera mendatangi istrinya. Karena dengan itu ia akan menenangkan 
gejolak yang ada dalam dirinya". HR. Abu Dawud dari Jabir radhiyallahu'anhu dan dinyatakan sahih 
oleh Syaikh al-Albany. 

Maka iapun akan segera pulang menemui istrinya guna mendinginkan gejolak syahwatnya. 
Namun setibanya di rumah bisa jadi gairahnya akan padam seketika! Mengapa? 

la dapati istrinya dalam keadaan yang sangat tak sedap dipandang. Penampilannya tidak 
karuan, pakaiannya acak-acakan, rambutnya awut-awutan, tak ada sedikitpun polesan solekan, 
aroma tubuhnya tak jelas dan ia sedikitpun tak memberikan sambutan kepada suaminya. 

Istri yang modelnya seperti ini, bisakah menenangkan gejolak yang ada dalam diri 
suaminya? Tentu saja suamimu akan prihatin bila keadaanmu seperti itu wahai saudariku... 

Dan perlu diingat, tidak semua suami memiliki nyali atau tega untuk mengungkapkan isi 
hatinya. Ada tipe suami yang mau berterus terang ketika gerah melihat penampilan istrinya. Namun 
ada juga yang memilih untuk bungkan seribu bahasa. Dan jenis kedua ini biasanya akan lebih parah 
akibatnya. 

Sebab apabila seorang pria tidak lagi mendapatkan kepuasan di rumahnya, niscaya ia akan 
mencarinya di luar rumah. Dan akhirnya Engkau pula yang akan merana. 

Ingatlah, di awal pernikahanmu dulu, Engkau adalah bidadari jelita bagi suamimu, karena 
mungkin saat itu Engkau begitu memperhatikan dan merawat kecantikanmu. Namun dengan 
berjalannya waktu, Engkau mulai malas merawat tubuh, dengan seribu satu alasan. Apakah saat ini 
Engkau tetap menjadi simbol kecantikan untuk suamimu? 

Alangkah indahnya jika Engkau berhasil menggabungkan antara kecantikan akhlak yang 
terpuji dengan kecantikan fisik... 

"J5k "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedunawufuk "Purdafinaaa, 4 fizulfnjjah <1&Z /3/ Qt$ol>erZO« 




Dinukil dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri " karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka Darul 
Ilmi, Bogor (hal. 87-90). 
15 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 




SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat %esemhifan: 

'SUAMIMU PUNYA RASA BOSAN 



;18 



Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 

Para istri yang mulia... 

Suamimu adalah manusia biasa yang kadang kala juga dilanda rasa bosan dan jemu, sebesar 
apapun cintanya pada dirimu. Apalagi jika ia terus menghadapi kondisi yang statis dan monoton. 
Ujung-ujungnya ia akan mencari tempat lain yang tidak membosankan, entah itu tempat yang baik 
ataupun buruk. 

Kiat meminimalisir kebosanan suami: 

1. Jaga selalu kebersihan dan kerapian rumah. Sehingga rumah Anda, walaupun sederhana, 
bisa menjadi tempat tinggal yang nyaman lagi menyenangkan. 

2. Buatlah penyegaran di dalam rumah, dengan merubah tata letak perabotan rumah dan 
menghiasinya dengan sekuntum bunga atau yang lainnya. Hingga suami merasa tiada tempat yang 
lebih mengesankan selain rumahnya. 

3. Hendaklah Engkau selalu menciptakan cara dan trik baru dalam berhias untuk suamimu, 
entah itu dalam gaya berpakaian, warna busana, hingga dandanan make up. Usahakan jangan 
membiasakan diri dengan satu bentuk riasan atau satu cara berhias yang monoton. 

4. Berilah kejutan dengan hadiah. Ketahuilah bahwa pemberian hadiah, meski sepele, dapat 
menyemikan cinta di antara kalian berdua. Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam bersabda, 

"Salinglah memberi hadiah niscaya kalian akan saling mencintai". HR. BukharT dalam al- 
Adab al-Mufrad (1/306 no. 594) dan dinilai hasan oleh Syaikh al-Albam dalam Irwa' al-Ghalil (VI/44 
no. 1601). 

5. Refreshinglah dengan keluar rumah menuju suatu tempat yang indah, walaupun tidak 
jauh. Sebab perjalanan seperti ini akan membuka kesempatan untuk menyegarkan jiwa dan 
merobah suasana. 



6. Obrolkan kenangan-kenangan indah masa lalu, tentang fase-fase kehidupan yang telah 
kalian lalui, serta hal-hal baru yang sedang kalian hadapi. 

7. Ungkapkan rasa cinta dan sayangmu kepada suami, baik dengan kata-kata maupun 
perbuatan. Semisal engkau menyambutnya dengan segelas minuman segar ketika ia pulang kerja, 
menyelimutinya manakala tidur tanpa selimut, memberikan sandaran bantal apabila ia hendak 
duduk dan memotong kue lalu menghidangkannya untuk pasanganmu. 

8. Luangkan waktu untuk bersama menghadiri pengajian dan membaca al-Qur'an berdua. 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hecfunawufuk furkahnaga, 2$ €zu(fmjak <t£2 /2< 'November 20« 




Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 94-102). 
16 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 







SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat %esehufuh 



'JADILAH ISTRI IDAMAN 



; 19 



Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Para istri yang mulia. 



Bertingkat-tingkatnya kecantikan yang dimiliki masing-masing wanita memang sudah 
suratan takdir. Bagaimanapun bentuk fisik dan kecantikan yang diberikan oleh Allah kepada Anda, 
itulah bagian rezeki yang harus disyukuri. Lihatlah orang yang di bawahmu dan jangan melihat 
orang yang di atasmu. Sebagaimana wasiat Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam, 





"Lihatlah orang yang di bawah kalian dan janganlah melihat orang yang di atas kalian; 
sebab hal itu akan mendidik kalian untuk tidak meremehkan nikmat Allah". HR. Muslim. 

Itulah kecantikan, sangat relatif sifatnya. Dan satu hal yang dimaklumi, bahwa secantik 
apapun paras wajahmu dan sepandai apapun Anda merawat kecantikan, namun akhirnya Anda 
akan tua juga. Dan seiring dengan itu sedikit demi sedikit kecantikan akan sirna. Karenanya, hakikat 
kecantikan itu terletak pada keelokan batin dan perilaku kita, bukan kecantikan fisik belaka. 

"Sesungguhnya Allah tidak melihat tubuh dan tidak pula bentuk lahiriah kalian, namun Dia 
melihat hati kalian", Nabi shallallahu'alaihiwasallam mengisyaratkan dengan jari-jarinya ke arah 
dadanya". HR. Muslim dari Abu Hurairah. 

Saudariku, tentu Anda tidak menghendaki perasaan cinta suami kepada Anda berangsur 
padam seiring sirnanya kecantikan yang Anda miliki. 

Hal itu bisa saja terjadi, apabila perasaan cinta suami kepada Anda semata-mata didasari 
kecantikan fisik semata. Cinta itu pasti akan sirna seiring sirnanya kecantikan yang ada pada diri 
Anda. 

Akan tetapi, bila Engkau mampu membuat jatuh hati dan terpesona suamimu, dengan 
keindahan kepribadianmu, sifat, perbuatan dan perilakumu; niscaya cinta seperti ini akan lebih bisa 
diharapkan kelanggengannya. 

Oleh karena itu, bagi saudariku yang berparas cantik: jangan hapus kecantikan wajahmu 
dengan buruknya kepribadian, akhlak dan perilakumu. 

Dan bagi saudariku yang berparas buruk: janganlah Engkau mengoleksi dua keburukan 
sekaligus. Sudah wajahnya buruk, buruk pula akhlak dan perilakunya. Lalu apa yang bisa diandalkan 
dari wanita seperti ini? 

Bahkan wajahmu yang biasa-biasa saja, dapat bercahaya disebabkan indahnya 
kepribadianmu, eloknya akhlakmu dan memikatnya perilakumu... Silahkan buktikan! 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" %edungwufuk 'Purbalingga, ZJ €zu(fmjah U&Z /Zf November ZOH 
SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 



Surat TCesebefas ~ Bagian Pertama; 



J 



Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 105-108). 
17 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 



20 









"KRITERIA ISTRI IDAMAN 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 

Di antara karakteristik istri idaman adalah: 

1. Senantiasa menjaga hak-hak suami 

Istri idaman menyadari besarnya hak suami atas dirinya, dan ia bersungguh-sungguh untuk 
menunaikannya dengan sebaik-baiknya. Dalam hadits digambarkan hak suami: 

^ ' \i ° ^ ° \' ° * \ * \\i i' ' i' f ^ ,/• e f» » o i o / » f . y #* t f ° ' tt 'ft'*°'»ft*'ft*~T* ° ^ ° f 

"Andaikan aku diperkenankan untuk memerintahkan seseorang bersujud kepada orang lain, 
niscaya aku akan memerintahkan para wanita untuk sujud kepada suami mereka. Dikarenakan hak 
para suami yang telah Allah tetapkan atas para istri mereka". HR. Abu Dawud dari Qais bin Sa'ad, 
dan dinyatakan sahih oleh al-Albany. 

Berikut hak-hak yang perlu diperhatikan: 

Tidak boleh menolak apabila suami mengajak untuk berhubungan intim, baik dengan 
kata-kata maupun dengan tindak-tanduk. 

Wajib mentaati suami, mendahulukan perintahnya atas perintah orang lain, selama 
perintah tersebut bukan berupa maksiat kepada Allah. 

Menjaga kehormatan diri, apalagi manakala suami sedang tidak ada di rumah. 

Janganlah berpuasa sunnah, kecuali dengan seizinnya. Hal itu demi menjaga hak 
suami, berupa hubungan intim. 

tihb \}\ a£j ^i Dili Uj tihb \}\ la& ^rjjj f j-^ & ?0^ J?** ^ 

"Tidak halal bagi seorang istri untuk berpuasa dalam keadaan suaminya ada, 
melainkan dengan izin darinya. Dan janganlah ia mengizinkan seorangpun masuk ke 
dalam rumahnya kecuali dengan izin darinya". HR. Bukhari dari Abu Hurairah. 

Tidak menyebarkan hubungan intim yang terjadi antara suami istri. Itu sama saja 
dengan membuka aurat dan merobek tirai hubungan suami istri yang suci. Dalam 
hadits digambarkan perumpamaan orang yang melakukan itu, 

bjJ&J j^ullj ^*r** &J* c5? ti^OL** <-£) OllalliJt J^d iilte Uj13 

"Sungguh perumpamaan perbuatan tersebut seperti setan laki-laki yang bertemu 
dengan setan perempuan di jalan, lalu menunaikan hajat biologisnya di situ, dan 
orang-orang melihatnya ". HR. Ahmad dari Asma' bintu Yazid dan dinilai dha'if oleh al- 
Albany. 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedunawufuk Purkafingga, Oi Shafar itgfr /z6 fiesemtoer ZOii 





Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 105-108). 



18 



Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 







SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat Ttesefaefas - "Saman %edua: 



'KRITERIA ISTRI IDAMAN 



,21 



Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Di antara karakteristik istri idaman adalah: 

2. Pandai mensyukuri suami 

Sedikit para istri yang memiliki sifat mulia ini. Banyak wanita yang kurang pandai membaca 
kelebihan yang ada pada diri suaminya, sehingga kekuranganlah yang selalu tampak di hadapan 
matanya. Sebaliknya mereka gemar mencari-cari kekurangan suaminya, sehingga segala kelebihan 
yang ada tidak berarti baginya. 

Saudariku, jauhilah sifat seperti ini! 

Kita tentu tahu, bahwa di dunia ini tidak ada sesuatu yang sempurna. Sesungguhnya 
kesempurnaan itu hanyalah milik Allah ta'ala. Maka demikian juga, di dunia ini tidak ada suami 
yang sempurna. Sebanyak apapun kelebihan yang ada pada suami kita, kekurangan pastilah ada. 
Dan sebanyak apapun kekurangan yang ada pada diri suami kita, tetap saja ia memiliki kelebihan. 
Lihatlah keistimewaan yang telah Allah anugerahkan kepada suamimu dan ucapkanlah 
Alhamdulillah! Ketahuilah, masih banyak wanita-wanita yang suami mereka tidak memiliki 
keistimewaan seperti itu. 

Dan apabila suamimu memiliki kekurangan, ingatlah bahwa dirimu juga punya kekurangan. 
Alangkah indahnya apabila kekurangan yang ada pada masing-masing pihak dapat ditutupi oleh 
pasangannya. 

Jangan suka membanding-bandingkan suamimu dengan suami orang lain. Karena hal itu 
akan menyakiti hatinya dan sama sekali tidak bermanfaat bagi dirimu sendiri. Dan bisa saja ia 
melakukan hal yang sama terhadap dirimu. 

Wanita yang tidak mensyukuri kebaikan suaminya adalah wanita calon penghuni neraka. 
Rasululullah shallallahu'alaihiwasallam bersabda, 

°J cOCJ-di d°J&j cjuSjJl bySo ' : JlS "?Jjb y&of" : JJ A°J&j cil~J)l l^iaf jt\ (ty j&\ Cjjf" 

& s 's s s * 's*,,' ' 

."JaS \jf- vii-U Cj»j U :cJlS Lj-Si willa Cj\j p3 JtjS\ j*\J**\ J\ CUu^I 

"Aku pernah diperlihatkan neraka, ternyata kebanyakan penghuninya adalah wanita. 
Mereka kufur!. "Apakah maksudnya mereka kufur kepada Allah?" tanya seseorang. "Mereka kufur 
terhadap suami dan kebaikannya. Andaikan engkau telah berbuat baik padanya sepanjang masa, 
lalu suatu saat ia merasa sesuatu yang tidak enak, maka ia akan berkata, "Aku tak pernah 
merasakan kebaikan sedikitpun!" jawab beliau. HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas 
radhiyallahu 'anhuma. 

^ Pesantren "Tunas Ofmu" %eduntmu(uh furtoafingga, <$ Shafar /453 /g Januari ZOfZ 



bas 




Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 112-115). 
19 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 







SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

SuraffCeseUefas - Bagian Ketiga.- 



'KRITERIA ISTRI IDAMAN 



,22 



Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Di antara karakteristik istri idaman adalah: 

3. Membantu suami dalam urusan dunia dan akhirat 

Maksudnya adalah: siap memberikan dukungan bagi suami dalam melaksanakan segala 
tanggung jawab. Baik berkaitan dengan masalah duniawi seperti mencari nafkah, maupun tugas- 
tugas lainnya. Siap membantu baik secara lahiriyah, dengan harta ataupun tenaga. Demikian juga 
bantuan dalam bentuk dukungan mental, saran maupun nasehat. 

Jadilah Engkau seperti Ummul Mukminin Khadijah radhiyallahu'anha. Beliau adalah sosok 
teladan bagi segenap istri yang salihah. Bagaimana sepak terjang beliau dalam memberi bantuan 
dan dukungan, baik moril maupun materil, bagi suami tercinta; Rasulullah shallallahu'alaihi 
wasallam. Beliau menginfakkan hartanya demi perjuangan dakwah Nabi shallallahu'alaihiwasallam. 
Beliau adalah sosok yang tegar, yang senantiasa memberikan motivasi, dukungan dan perlindungan 
bagi dakwah sang suami. 

Lihatlah bagaimana ibunda kita Khadijah radhiyallahu'anha menghibur suaminya; Rasulullah 
shallallahu'alaihiwasallam yang ketakutan dan merasa khawatir tatkala wahyu turun pertama kali 
pada beliau. Khadijah berkata, "Demi Allah tidak mungkin! Allah tidak akan pernah 
menghinakanmu. Sebab engkau selalu bersilaturrahmi, meringankan beban orang lain, memberi 
orang lain sesuatu yang tidak mereka dapatkan kecuali pada dirimu, gemar menjamu tamu dan 
engkau membantu orang lain dalam musibah-musibah". HR. Bukhari dan Muslim. 

Tidak heran jika kemudian Khadijah radhiyallahu'anha mendapat kedudukan yang amat 
istimewa di hati Rasul shallallahu'alaihiwasallam. 

Istri yang salihah akan senantiasa membantu suami dalam menaati Allah ta'ala. Keduanya 
saling bahu membahu untuk meraih ridha Allah dan surga-Nya. Alangkah indahnya jika hadits 
nabawi berikut diterapkan dalam rumah tangga kita: 

CJilS i\y\ 4JU1 1^-j .*UJi \44kj J* 7^oj CjI b\$ itf\y\ Jaifrj ^J~P$ JliJl ja f\3 \£-j 4JUI l^" 

.VUJl ^rj (Jt £^2& ^J} titi cl^-jj cJaiulj cJUod JlUl ja 

"Semoga Allah merahmati seorang suami yang bangun pada malam hari untuk 
mengerjakan shalat malam, lalu membangunkan istrinya. Bila si istri enggan, ia memercikkan air ke 
wajahnya. Semoga Allah merahmati pula seorang istri yang bangun di malam hari untuk 
melakukan shalat malam, lalu membangunkan suaminya. Bila si suami enggan, ia memercikkan air 
ke wajah suaminya". HR. Abu Dawud dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu. Al-Hakim, Ibn 
Khuzaimah dan Ibn Hibban menilainya sahih. 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedungwufuk furhafmaaa, 0J 1fyloi'u{Awwa[lJ!£3 /30 Januari ZOiZ 






J 



Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 115-118) dengan beberapa tambahan. 
20 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 









SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat KeseUefas - Bagian Keempat: 



'KRITERIA ISTRI IDAMAN 



;23 



Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Di antara karakteristik istri idaman adalah: 

4. Menghiasi diri dengan akhlak mulia 

Istri idaman adalah istri yang terkumpul pada dirinya berbagai macam akhlak yang mulia. 
Sehingga ia benar-benar menjadi penebar kedamaian dan aroma semerbak wangi di segenap sudut 
rumahnya. Dialah perhiasan dunia yang sebenarnya. Nabi shallallahu'alaihiwasallam bersabda, 



■JWCoJi sf^Ji $ji £& >3 c^& gijr 



HR. 



"Dunia adalah perhiasan, dan sebaik- baik perhiasan dunia adalah istri yang sal i ha h' 
Muslim dari Abdullah bin 'Amr radhiyallahu'anhuma. 

Apa kriteria wanita salihah? Dalam hadits lain disebutkan: 

"&a&- Lglp olP \h\j c4&tki \j*j>\ \h\j cAJ^o \$\ 'J&j \h\ 2bJw2J( i\°JJ\" 

"Istri yang salihah, adalah yang jika dilihat suaminya maka akan menyenangkan, jika 
diperintah akan menurut dan jika ditinggal akan menjaganya". HR. Abu Dawud dan dinyatakan 
sahih oleh al-Hakim. Sedangkan al-Albany menilainya lemah. 

Istri idaman itu lembut tutur katanya, santun bicaranya, tidak banyak mengeluh manakala 
ada permasalahan serta tidak menyebut-nyebut setiap kebaikan dan pekerjaan yang telah 
dilakukannya. 

Istri idaman itu sopan perilakunya, sabar pembawaannya, sayang terhadap suami dan anak- 
anaknya, tidak banyak menuntut secara berlebihan kepada suaminya. 

Istri idaman itu selalu menyambut kedatangan suaminya dengan penuh kehangatan, kata- 
kata yang manis dan wajah berseri-seri. Pandai memberikan kesan bahwa dia selalu 
merindukannya, hingga ia menjadi magnet yang bisa menarik hati suami dan membuatnya betah di 
rumah. Sehingga ia merasa seolah tidak mendapatkan kenyamanan itu kecuali dalam rumahnya. 

Istri idaman selain berusaha memperbaiki akhlaknya, ia juga selalu berusaha menjaga 
penampilan lahiriahnya. Kebersihan tubuh dan pakaiannya, kerapian rambutnya, keindahan 
dandanannya dan keelokan tubuhnya. 

Pendek kata, istri idaman adalah istri yang cantik lahir dan batin, luar dan dalam. Demikian 
keterangan dalam kitab 'Aun al-Ma'bud. Selamat mempraktekkannya! 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedunawufuk IPurbafingcja, Z< *R0lri'u{AwwaflJ!g$ /<$ Tekrwri ZO<Z 




Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 118-119) dengan beberapa tambahan. 
21 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



. m, .. , u bunasilmu.com 



PONDOK PESANTREN 'TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 







SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat Kjesehefas - "Bagian TCefima.- 

"KRITERIA ISTRI IDAMAN" 24 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 

Di antara karakteristik istri idaman adalah: 

5. Terampil dan cekatan 

Ketahuilah wahai saudariku, bahwa di belakang pria hebat tentu berdiri seorang istri yang 
hebat pula. Seorang lelaki yang sukses dalam pekerjaannya pasti merasakan suasana yang 
mendorongnya kepada kesuksesan tersebut. Suasana kondusif untuk meraih kesuksesan itu adalah 
rumah yang tenang yang dipenuhi dengan cinta dan kasih sayang, serta istri yang senantiasa 
menjadi pendamping setia dan penolongnya. Membuka di hadapannya sejuta asa dalam 
menghadapi berbagai tugas dan pekerjaannya. Menyiapkan suasana tenang baginya sehingga ia 
bergairah untuk mengerjakan amal salih yang membuahkan hasil. Seorang istri yang sanggup 
menjadi pendamping di depan maupun di belakang. 

la terampil mengurus rumah, terampil mengurus anak, pandai memancing selera suami 
dengan masakannya, dan bahkan ia juga siap membantu tugas suami jika diperlukan. 

Jika Anda menginginkan suamimu sukses, maka janganlah berlaku berantakan dalam tugas- 
tugas rumah. Seorang istri tertuntut untuk memiliki manajemen prima. 

Bayangkan! Bila setiap pagi dan petang semua barang dalam rumah tidak berada pada 
tempatnya. Alat-alat dapur berserakan, kamar tidur berantakan, ruang keluarga dipenuhi mainan 
anak, baju-baju bertumpuk di atas tempat tidur, ditambah lagi bau seprei yang menusuk hidung. 
Dalam keadaan seperti ini mungkinkah suamimu berpeluang meraih kesuksesan? 

Mengurus pekerjaan rumah adalah tugas mulia seorang istri. Setinggi apapun gelar wanita 
namun di tengah keluarga dia tetap harus pandai memasak, cekatan mempersiapkan berbagai 
makanan dan minuman serta seni menghidangkan jamuan. Jika wanita mencari kesenangan sendiri 
sehingga suami yang harus menangani pekerjaan rumah tangga maka ini dikategorikan 
kemungkaran dan perbuatan zalim. 

Bibi al-Hushain bin Mihshan mengisahkan, bahwa suatu saat Nabi shallallahu'alaihi 

wasallam bertanya tentang sikapnya terhadap suaminya. Dia menjawab, "Saya berusaha 

semaksimal mungkin untuk melayaninya kecuali manakala tidak mampu". Maka beliaupun 
menimpali, 

'lihatlah bagaimana kedudukanmu di matanya. Sesungguhnya dia adalah surgamu dan 

~— — — 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedungwufuh "PurHafingga, <Z ^R&ki'uts Tsani1J^5 /j Maret ZOiZ 



SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat "Kesefaefas - "Bagian "Keenam.- 



J 



Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri " karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 120) dengan beberapa tambahan. 
22 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 



25 








"KRITERIA ISTRI IDAMAN 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 

Di antara karakteristik istri idaman adalah: 

6. Memahami kondisi kejiwaan suami 

Sangat penting bagi seorang istri untuk memahami kondisi kejiwaan orang-orang yang ada 
di sekelilingnya. Sehingga hal itu dapat membantunya dalam memilih sikap yang paling tepat dalam 
berinteraksi dengan mereka. Serta dapat menghindari sikap-sikap yang menyusahkan mereka juga 
perbuatan yang membuat mereka kesal. 

Dan orang pertama yang harus Engkau pahami kondisi kejiwaannya adalah suamimu. 
Karena ia hidup bersamamu dan berbagi kehidupan denganmu. Kerahkanlah segala kemampuanmu 
untuk mengetahui kondisi kejiwaannya. Apakah ia sedang gembira, bersedih, bingung atau sedang 
banyak masalah dan seterusnya. Sebab apabila hal ini tidak Engkau perhatikan, niscaya akan 
berakibat buruk bagi dirimu dan juga suamimu. Karena kesalahanmu dalam bersikap akan 
membawa akibat yang fatal. 

Sebagai contoh, andaikan suamimu dalam keadaan bergembira. Tetapi karena tidak faham, 
Engkau rusak kegembiraannya itu dengan sikapmu yang dingin. Atau suamimu sedang menghadapi 
masalah. Tetapi karena tidak faham, justru Engkau semakin membuatnya pusing dengan 
menyuguhkan berbagai keluhan dan tuntutan. Atau suamimu sedang bersedih, namun Engkau 
sama sekali tidak menunjukkan keprihatinanmu terhadap kesedihannya. Tentu saja sikap-sikap 
seperti ini tidaklah tepat dan akan membawa keburukan. Karena itu sangat penting bagimu untuk 
mengetahui kondisi kejiwaan suamimu sehingga Engkau bisa bersikap yang sebaiknya. 

Contohlah ibunda kita; Aisyah radhiyallahu'anha yang begitu peka dengan perasaan 
suaminya tercinta; Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam. Dalam Shahih Bukhari diceritakan bahwa 
Aisyah hanya dengan melihat perubahan raut muka suaminya, beliau paham bahwa suaminya 
sedang tidak nyaman perasaannya. Bagaimana dengan Anda? 

Di antara bentuk kelalaian istri dalam memperhatikan keadaan dan perasaan suami adalah 
lalai memperhatikan waktu tidur, makan, membaca buku dan lainnya. 

Terkadang istri mulai membersihkan rumah, menyapu, atau memberantas serangga ketika 
suami sudah tiba di rumah atau ingin tidur atau makan. Hal itu menyebabkan hiruk-pikuk dan 
menjadikan hidung suami bersin akibat bau yang tidak sedap atau debu yang beterbangan. 
Pekerjaan-pekerjaan semacam ini telah melalaikan hak suami dan merupakan pertanda kebodohan, 
kelemahan akal dan kurang perasaan. 26 Berhati-hatilah! 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedunawufuk Vurbafingcja, z6 H^hi'vds Tsaniitgfr /<g 74arefZ0iZ 




Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 121) dengan beberapa tambahan. 

Baca: Agar Istri Disayang Suami karya Muhammad bin Ibrahim al-Hamd (hal. 105). 
23 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 







SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat Kjeseitetas - HZagian Hetujuh 



'KRITERIA ISTRI IDAMAN 



,27 



Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Di antara karakteristik istri idaman adalah: 

7. Pengertian terhadap kondisi keuangan dan ekonomi suami 

Salah satu problematika yang kerap kali menghadang kehidupan rumah tangga adalah 
masalah keuangan. Sebab rezeki orang tentu berbeda-beda. Ada suami yang berkecukupan atau 
bahkan berlebih. Namun ada juga yang suami yang pas-pasan atau bahkan serba kekurangan. 

Istri idaman adalah seorang istri yang senantiasa menghiasi dirinya dengan sifat qana'ah 
(nrimo). Sesungguhnya qana'ah adalah perbendaharaan yang tak kunjung habis. Karena itu hiasilah 
dirimu dengan sifat tersebut, niscaya engkau akan dapat menikmati kehidupan rumah tangga 
bersama suamimu. 

Ingatlah selalu sabda Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam, 

o / // / * ? * / 

"Barang siapa yang melewati harinya dengan perasaan aman dalam rumahnya, sehat 
badannya dan memiliki makanan untuk hari itu; seakan-akan ia telah memiliki dunia seisinya". H R. 
Tirmidzi dan dinilai hasan oleh al-Albani. 

Istri idaman adalah istri yang pandai mengatur keuangan. Memiliki manajemen yang dapat 
diandalkan. Hemat namun bukan pelit. Berhematlah, sesungguhnya manusia tidak akan pernah 
merasa puas dengan kebutuhan duniawinya. Seperti orang yang meminum air laut, semakin 
banyak ia minum maka ia semakin merasa haus dan dahaga. 

Lawan dari hemat adalah boros. Yaitu melewati batas sewajarnya. Dan ini tercela dalam 
banyak ayat. Antara lain dalam QS. Al-lsra': 27. 

Berhematlah, meskipun engkau seorang yang kaya. Sebab orang kaya hari ini bisa saja 
berubah kondisinya pada esok hari. Sikap boros akan mengakibatkan tersia-siakannya harta dan 
mendapat siksa di akhirat. Sedangkan sikap hemat dan pertengahan dalam membelanjakan harta 
selain merupakan sebab yang bisa membahagiakan suami, juga merupakan ibadah kepada Allah. 

Tapi, tentu saja seorang istri tidak boleh terlalu berhemat, sehingga cenderung pelit, lalu 
bisa mengganggu kesehatan keluarga. 

Terakhir, ingatlah selalu, kebahagiaan bukan hanya terletak pada harta semata. Berapa 
banyak wanita yang memiliki suami kaya hartanya namun pelit perasaan dan cintanya. Sementara 
yang lain memiliki suami yang fakir hartanya, namun kaya perasaan dan cinta kepada istri dan 
rumah tangganya. Camkanlah... 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedunawufuk PurHafmaga, iO OumadafWfa /455 /z AftrifzoiZ 





Diringkas dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 122-126). 
24 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 







SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat TCesefaefas - teagian Hedefahan: 



'KRITERIA ISTRI IDAMAN 



;28 



Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Di antara karakteristik istri idaman adalah: 

8. Siap mendampingi suami dalam suka maupun duka 

Sudah merupakan sunnatullah, bahwa kehidupan dunia, termasuk bahtera rumah tangga, 
tidak lepas dari susah dan senang, sedih dan bahagia, musibah dan nikmat, menangis dan tertawa, 
sakit dan sehat, lapar dan kenyang, rugi dan untung, miskin dan kaya serta mati dan hidup. Ibarat 
roda, kadang di atas dan kadang di bawah. Suatu kondisi yang tidak mungkin dihindari oleh setiap 
insan, suami maupun istri. 

Seorang istri salihah akan senantiasa meliputi suaminya dengan cinta dan doa. Lisannya 
ringan untuk memanjatkan doa demi kebaikan suaminya. Dan kehadiran istri salihah di sisi 
suaminya senantiasa membawa kebaikan. Di saat suami dalam keadaan suka, istri hadir di sisinya 
sebagai penambah rasa bahagia. Sebagaimana kehadiran para istri Rasulullah shallallahu'alaihi 
wasallam yang membahagiakan beliau. 

Sebaliknya, di saat suami duka, istri hadir sebagai penghibur dan penguat hatinya. Semangat 
dan harapannya yang mulai pupus dapat dibangkitkan kembali oleh istri salihah yang hadir di 
sisinya, la mampu membuka sejuta asa di hadapan mata suaminya, dan menyulut kembali api 
semangat dalam hatinya. 

Dalam hal ini kita memiliki teladan yaitu istri-istri Nabi shallallahu'alaihiwasallam. Ketika 
beliau mendapatkan wahyu, hingga beliau ketakutan, maka Ummul mukminin Khadijah 
radhiyallahu 'anha menghiburnya. Aisyah radhiyallahu'anha menceritakan kejadian itu, 

"Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam kembali dengan membawa firman Allah tersebut 
dalam keadaan hatinya takut. Beliau langsung menemui Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu'anha 
seraya berkata, "Selimutilah aku, selimutilah akui". Maka Khadijah pun menyelimuti beliau hingga 
hilanglah rasa takutnya. Lalu Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam menceritakan peristiwa yang 
barusan dialaminya. "Aku mengkhawatirkan keselamatan diriku" kata beliau. 

Khadijahpun memotivasi beliau, 

"Demi Allah tidak mungkin! Allah tidak akan pernah menghinakanmu. Sebab engkau selalu 
bersilaturrahmi, meringankan beban orang lain, memberi orang lain sesuatu yang tidak mereka 
dapatkan kecuali pada dirimu, gemar menjamu tamu dan engkau membantu orang lain dalam 
musibah-musibah". HR. Bukhari (hal. 2 no. 3) dan Muslim (M/376 no. 401). 

^ Pesantren "Tunas Ofmu" %edungwufuh <Purka(mqga, 24 Oumadaftffa /433 /<6 AhrifzoiZ 





Diringkas dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 126-129) dengan tambahan. 
25 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 







SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

sSumfftesedefas - teagian %esemki(an: 



29 



"KRITERIA ISTRI IDAMAN" 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 






Di antara karakteristik istri idaman adalah: 
9. Piawai dalam mengurus anak 



Anak-anak merupakan salah satu sumber kebahagiaan. Namun karena kelalaian ibu, terkadang 
anak justru menjadi sumber masalah. Hasil penelitian membuktikan bahwa problematika rumah tangga 
banyak terjadi seputar masalah anak. 

Sebagian ibu kurang terampil dalam mengurus anak dan kurang pandai dalam berinteraksi dengan 
anak-anaknya. Sehingga mereka tidak terawat dengan baik dan imbasnya pula suami merasa tidak betah 
untuk tinggal di rumah dan lebih merasa nyaman berada di luar. 

Bagaimana mungkin ia akan merasa nyaman, sedangkan anaknya belepotan bajunya dengan 
makanan dan minuman, sedang anak yang lain ingusnya mengalir ke mana-mana, tidak ketinggalan anak 
yang satunya menangis tiada henti. Sementara si ibu pun tidak kalah penampilan dan aromanya dibanding 
anak-anaknya. Dalam kondisi seperti ini, mungkinkah tercipta ketenangan dan kedamaian dalam rumah 
tangga? 

Istri idaman adalah istri yang selalu berusaha mempelajari bagaimanakah cara menjadikan anak 
sebagai sebab untuk meraih kebahagiaan. Alangkah indahnya suami istri duduk bersama di rumah dengan 
naungan ketenangan, kedamaian dan kasih sayang. Sementara anak-anak mengitari mereka berdua 
dengan wajah ceria nan berseri-seri. Duhai, alangkah nikmatnya... 

Jagalah selalu kebersihan anak-anakmu dan perhatikanlah kesehatan mereka. Jadilah seorang 
pendidik rabbani yang mampu mencetak generasi yang salih dan handal. Sebab Engkaulah madrasah 
(tempat belajar) pertama bagi anak-anakmu. 

Pelajarilah metode pendidikan anak dalam Islam. Didiklah mereka untuk mencintai Allah dan 
Rasul-Nya shallallahu'alaihiwasallam, menghormati al-Qur'an dan Hadits. 

Perlu juga bagimu untuk membaca literatur tentang psikologi anak guna memahami fase-fase 
perkembangan mereka, sehingga Anda bisa menentukan proses pendidikan apakah yang sesuai dengan 
fasenya. 



Pandai-pandailah Engkau menjaga kewibawaan ayah di mata anak-anakmu. Tanamkan dalam hati 
mereka rasa hormat dan cinta kepada kedua orang tuanya serta bagaimana cara menghormati dan 
mencintai keduanya. 

Dengan demikian semoga anak-anakmu menjadi penyejuk pandangan kalian berdua dan menjadi 
tabungan pahala di sisi Allah, amien. 

^ "Pesantren "Tunas 9fmu" Hedimawufuk Vurtoafingga, <6 Tsamilgfr /y TAefZOiZ 




Diringkas dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka 
Darul Ilmi, Bogor (hal. 130-131). 
26 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 






SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat TCeseloefas - "Saman Hesehufuh 



'KRITERIA ISTRI IDAMAN 



>30 



Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Di antara karakteristik istri idaman adalah: 

10. Pandai menempatkan diri dalam keluarga besarnya dan keluarga besar suaminya 

Posisi seorang wanita setelah menikah tentu berbeda dengan posisinya sebelum ia menikah. 
Sebelum menikah, kedua orang tua adalah orang pertama yang harus ia taati dan ia perhatikan. Adapun 
setelah menikah, suamilah orang pertama yang harus ia taati dan ia perhatikan, la telah memulai masuk 
keluarga baru yang dibina bersama suaminya. Masalah ini harus dipahami oleh seluruh pihak. 

Kedua orang tua hendaknya memberikan kesempatan kepada kedua putra-putrinya yang sedang 
belajar menjadi seorang ayah dan seorang ibu. Ibarat anak kecil yang sedang belajar berjalan, kadang jatuh 
dan bangun. Itulah fase untuk mengasah kedewasaan dan kemandirian mereka. Jangan terlalu berlebihan 
dalam mencampuri urusan rumah tangga mereka. Sebab justru seringkah hal tersebut akan memicu 
berbagai macam permasalahan dalam rumah tangga mereka. 

Engkau sebagai istri, ketahuilah bahwa bergantung secara berlebihan kepada ayah-ibumu juga 
kakak-kakakmu dalam setiap masalah rumah tangga, yang besar maupun kecil, itu menunjukkan 
ketidakmatangan kepribadianmu. Itu juga bukti bahwa Engkau belum siap untuk menjadi seorang istri, 
apalagi seorang ibu. 

Namun tidak berarti, Engkau harus memutuskan hubungan dengan orang tuamu. Justru jalinlah tali 
silaturrahmi dalam batas-batas yang wajar, khususnya di awal-awal kehidupan rumah tanggamu. 

Seni berinteraksi dengan keluarga suami 

Ketahuilah, kepintaranmu bergaul dengan mertua dan kerabat suamimu merupakan nilai tambah 
bagimu di mata suamimu. 

Bergaullah dengan mertuamu sebaik-baiknya dan hormati mereka, sebagaimana Engkau 
menghormati kedua orang tuamu. Sebab merekalah yang telah melahirkan, merawat dan membesarkan 
suamimu hingga ia menjadi seorang pria yang memikat hatimu. 

Perlu disadari, sebagaimana tidak ada di dunia ini suami yang sempurna, begitu pula tidak ada 
mertua yang sempurna. Karena adanya karakter yang kurang mengenakkan dalam diri mertua, terkadang 
terjadi percekcokan. Adalah kurang bijak jika kemudian istri memberikan ultimatum kepada suaminya untuk 
memilih antara dia atau keluarganya. 

Justru dalam berinteraksi dengan mereka, kedepankanlah kesabaran dan kelembutan. Lupakan 
kesalahan mereka dan maafkan mereka. Intinya, berlaku baiklah, karena mereka adalah manusia yang bisa 
merasakan kebaikan dan ketulusan. 

Kesabaranmu dalam bergaul dengan mereka insyaAllah akan mendatangkan pahala dari Allah ta'ala 
dan keridhaan suamimu. Semoga Anda sukses menjadi istri idaman, amin... 



^ Pesantren "Tunas Ofmu" liedungwufub Purbalingga, zg TsanH43$ /Z0 TrfeJZOfZ 







Diringkas dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka Darul 
Ilmi, Bogor (hal. 131-133). 



27 



Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 









SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat %edualoe[as - "Saman Pertama,- 

'KIAT-KIAT MENYAMPAIKAN TEGURAN 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



;31 



Amar ma'ruf nahi munkar adalah salah satu perkara yang harus dihidupkan dalam rumah tangga. 
Apabila suami menemukan penyimpangan dalam diri istrinya, ia berkewajiban untuk meluruskan dan 
memperingatkannya. Demikian pula ketika istri mendapati hal serupa pada diri suaminya. 

Akan tetapi perlu diingatkan di sini, bahwa ketika istri menyampaikan nasehat dan teguran kepada 
suaminya, tentu caranya berbeda dengan pengajaran seorang guru kepada muridnya atau seorang ustadz 
kepada jamaah pengajiannya. 



Para istri yang mulia... ^^^^ 

Dalam hal ini, seorang istri harus cerdik dalam mengambil langkah. Karena yang Engkau kehendaki 
dari teguran itu, tentu adalah kebaikan pada diri suamimu. Yang pada hakekatnya itu juga merupakan 
kebaikan bagi dirimu. Maka Engkau harus mengerahkan segenap kemampuanmu agar nasehat dan 
teguranmu itu mendatangkan perbaikan. Bukan mengundang keburukan yang lebih besar. 

Dalam hal ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: 

1. Hendaknya Engkau menyampaikan nasehat itu dengan ikhlas, hanya mengharap ridha Allah 
semata. 

Jangan Engkau melakukannya karena dorongan rasa kesal dan amarah. Sebab hal itu hanya akan 
membawa kerugian. Karena jika tindakanmu semata-mata didorong rasa kesal, maka Engkau tidak akan 
mendapatkan pahala dan Engkau akan bertambah kesal jika ternyata teguranmu tidak diterima. 

Namun apabila Engkau mendasari tindakanmu itu semata karena Allah, niscaya Engkau akan menuai 
pahala. Dan ketika ternyata nasehat serta teguranmu tidak dierima, Engkau tidak akan berputus asa atau 
merasa kesal. Mengapa? Sebab hidayah itu datangnya dari Allah dan bukan berada di tangan kita. 



Allah ta'ala berfirman, 



■■ y /o Z \ . Z I o f y Z y .s- y o y o s s \\ . 6 ^ \s y o^-o f o y o y . » x i S3. ■■ 



Artinya: "Sungguh engkau (Muhammad) tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau 
sayangi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki. Dan Dia lebih mengetahui orang- 
orang yang mau menerima petunjuk". QS. Al-Qashash (28): 56. 



mg- 



Tugas kita hanyalah menyampaikan peringatan dengan baik, dan Aliahlah yang membuka hati siapa 
saja yang Dia kehendaki. Sebagaimana dijelaskan oleh-Nya, 









Artinya: "Kewajiban kami hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas". QS. Yasin (36): 17. 



^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedunawufuk Purbalingga, /4 Umah /453 /4 OuniZCMZ 







Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, 
Bogor (hal. 137-138) dengan beberapa tambahan. 
28 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 









SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat KjeduaMas - "Saman %edua,- 

'KIAT-KIAT MENYAMPAIKAN TEGURAN' 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



.32 



Para istri yang mulia... 

Menegur suami yang keliru, adalah merupakan suatu kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan. Pun 
demikian, dalam mempraktekkannya, banyak etika yang harus diperhatikan dengan baik. Antara lain: 

2. Mulailah dengan memperbaiki diri sendiri. 

Siapapun yang hendak memperbaiki orang lain, hendaklah ia memulai dari dirinya sendiri (Cermati: 
'S. Luqman: 17). Mu'awiyah radhiyallahu'anhu menasehatkan, 



."^i3i ii yt^ iiiij y^f" 



"Perbaikilah dirimu, niscaya orang lain akan berlaku baik kepadamu". 

Tarik simpati suamimu dengan menunjukkan banyaknya perubahan pada dirimu. Buktikan bahwa 
setelah mendalami ajaran Islam dan Sunnah Rasul shallallahu'alaihiwasallam, engkau semakin menjadi istri 
yang menyenangkan. Semakin taat, semakin santun, semakin sabar dan seterusnya. InsyaAllah sikapmu itu 
dapat membuka hati suamimu untuk merubah perilakunya pula. 

3. Berlemah lembut dalam menegur. 

Sampaikanlah nasehat dan teguran itu dengan cara yang lemah lembut. Sebab karakter ini 
merupakan sifat yang dicintai Allah dan disukai oleh manusia. Bahkan kelembutan merupakan salah satu 
faktor terbesar yang menjadikan teguranmu diterima. 

Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam bersabda, 

." l\^ U Js> Jaio V U} J&\ Js> Jaio V U jJ^Jt Js> Ja^j c ji^Il L^J jJ^ ^ ^i" 

"Sesungguhnya Allah itu Maha lembut dan menyukai kelembutan. Dia memberikan sesuatu pada 
kelembutan yang tidak diberikan-Nya pada kekerasan atau selainnya". HR. Bukhari dan Muslim dari Aisyah 
radhiyallahu'anha dengan redaksi Muslim. 

Beliau menambahkan, 

ii °'* f. ' ° * 'A* U ' ° * ° 'w 

"Barang siapa tidak memiliki sifat lembut, maka ia tidak memiliki kebaikan". HR. Muslim dari Jarir 
bin Abdullah radhiyallahu'anhu. 

Beliau juga menegaskan, 



/ito % *j> # l£ % :&■> % *j> j a# h j»> oj" 



"Sesungguhnya kelembutan itu jika masuk ke dalam sesuatu pasti akan menjadikannya indah. 
Sebaliknya jika kelembutan itu dicabut dari sesuatu, pasti akan membuatnya jelek". HR. Muslim dari Aisyah 
radhiyallahu'anha. 

^ Pesantren "Tunas Ofmu" %edungwu(uh Purbalingga, z8 fygab /453 /iS OuniZOiZ 




Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, 
Bogor (hal. 138-139) dengan beberapa tambahan. 
29 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 







.33 



SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat %eduabefas - 'Bagian Hetiga: 

'KIAT-KIAT MENYAMPAIKAN TEGURAN' 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Para istri yang mulia... 

Menegur suami yang keliru, adalah merupakan suatu kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan. Pun 
demikian, dalam mempraktekkannya, banyak etika yang harus diperhatikan dengan baik. Antara lain: 

4. Hiasilah dirimu dengan kesabaran 

Poin ini sangatlah penting. Karena mungkin Engkau akan memerlukan waktu yang lama untuk dapat 
merubah sebagian penyimpangan atau perangai buruk yang ada pada diri suamimu. Rentang waktu yang 
akan menjadi ujian tersendiri bagimu. Bersabarlah, karena kesabaranmu dalam mempergauli suamimu akan 
menjadi catatan pahala bagimu di sisi Allah. 

Allah ta'ala berfirman, 



n s O s O £ s O * £ fi5» + s $• s & \\ 



Artinya: "Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa 
batas". QS. Az-Zumar (39): 10. 

5. Iringilah nasehatmu dengan doa 

Jangan pernah lupa dan bosan untuk berdoa kepada Allah. Karena hanya Dialah yang mampu 
membuka pintu hati suamimu dan dapat merubah segala keburukannya. Sebab hati para hamba ada di 
tangan Allah ta'ala. 

Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam mengingatkan, 

"Sesungguhnya hati bani Adam seluruhnya berada di antara dua jari Allah seperti satu hati. Dia 
mengarahkannya sekehendak-Nya". HR. Muslim dari Abdullah bin 'Amr radhiyallahu'anhuma. 

Perbanyaklah melantunkan doa-doa yang diajarkan dalam al-Qur'an dan Sunnah. Antara lain: 

"Wahai Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami, pasangan dan keturunan yang menyedapkan 
pandangan kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa". QS. Al-Furqan (25): 74. 

6. Perhatikan skala prioritas. 

Kekeliruan itu bertingkat-tingkat, ada yang ringan, sedang maupun berat. Tidaklah bijak jika Engkau 
memberondong suami dalam satu waktu dengan sekian banyak penyimpangan. Sebab cara seperti itu justru 
kerap tidak membuahkan hasil yang diharapkan. Ketahuilah bahwa perubahan perilaku itu membutuhkan 
proses, tidak 'sim salabim' langsung berubah! Karenanya Engkau harus memiliki skala prioritas dalam 
menasehati. Mulailah dari menasehatinya dalam penyimpangan yang paling berat, yang berat, yang sedang, 
baru kemudian yang ringan. Semoga Anda berhasil! 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedungwufub furbafingga, iSSga'han /453 /SOufiZOiZ 



Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, 
Bogor (hal. 140) dengan beberapa tambahan. 
30 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 







SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat%eduat)e(as - "Bagian Heemhat: 

"KIAT-KIAT MENYAMPAIKAN TEGURAN" 34 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Para istri yang mulia... 

Menegur suami yang keliru, adalah merupakan suatu kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan. Pun 
demikian, dalam mempraktekkannya, banyak etika yang harus diperhatikan dengan baik. Antara lain: 

7. Memperhatikan situasi dan kondisi saat menyampaikan teguran 

Penentuan masa, tempat serta tata cara menyampaikan teguran, juga mempertimbangkan situasi 
dan kondisi manakala kritik disampaikan, adalah perkara yang sangat berpengaruh pada diterima atau 
tidaknya teguran itu. Hal ini tidaklah mudah. Namun membutuhkan kepiawaian dan pertimbangan yang jeli. 
Misalnya: 

Sebagaimana kita tidak suka apabila dikritik atau ditegur di hadapan orang lain, maka jangan lakukan 
itu terhadap suamimu. Teguran yang disampaikan secara empat mata, biasanya akan lebih mudah diterima. 
Sebab lebih terasa nyaman dan menjaga nama baiknya. Sebab terkadang seseorang hatinya bisa menerima 
teguran yang disampaikan kepada dirinya, namun ia menolaknya karena gengsi dan demi menjaga harga 
dirinya di hadapan orang lain. 

Imam Syafi'i menjelaskan, "Barangsiapa mengingatkan saudaranya secara rahasia, berarti ia telah 
menasehati dan menjaga nama baiknya. Dan barangsiapa menasehati di hadapan umum, berarti ia telah 
membuka aibnya dan merusak nama baiknya". 

8. Jangan menepuk air di dulang, memercik ke muka sendiri! 

Hendaknya Engkau menjadi orang pertama yang melaksanakan hal yang Engkau tuntut dari suami. 
Janganlah Engkau mengkritik suatu keburukan pada diri suami, sementara keburukan itu ternyata ada pada 
dirimu. 



Allah ta'ala berfirman, 



2 /S/ 0/2 S $ $ S S O S O s 

n * i«o/ ...f / . /^ '». , i o/ o 2o*s o ^ s „o* , o / o// t> ». / . £». , 2 2 f 't n 



Artinya: "Mengapa kalian suruh orang lain (mengerjakan) kebaikan, sedang kalian melupakan 
dirimu sendiri, padahal kalian membaca Kitab? Tidakkah kalian berpikir?". QS. Al-Baqarah (2): 44. 



Dalam ayat lain Allah mengingatkan, 

y 2 o y 2 2 o s C3 o s y 2 o y y 2 2 & 21 






Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kalian mengatakan apa-apa yang tidak kalian 
kerjakan? (Itu) sangatlah d i benci oleh Allah, jika kalian mengatakan apa-apa yang tidak kalian kerjakan". 
QS.Ash-Shaff(61):2-3. 

Jangan sampai kuman di seberang lautan tampak, sedangkan gajah di pelupuk mata tak nampak! 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" %edungwu(uh 'Purbalingga, 3 IfymaSan /453 /2S%(iZ0<Z 




Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, 
Bogor (hal. 140-142) dengan beberapa tambahan dan perubahan. 
31 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 









.35 



SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat Kjedualoefas - feaaian %efima: 

"KIAT-KIAT MENYAMPAIKAN TEGURAN' 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 

Di antara etika menegur suami: 

8. Pakailah seni dalam menegur 

Jangan tergesa-gesa mengkritik dan menegur! Tahanlah dulu, sebab ada beberapa perkara yang 
harus diperhatikan. Antara lain: 

Jangan menyampaikan teguran ketika Engkau sedang marah. Sebab dalam keadaan marah, 
biasanya Engkau terdorong untuk terlalu membesar-besarkan permasalahan dan cenderung sentimental. 
Dalam kondisi seperti ini, suami akan menangkap bahwa kritikmu tidak lain semata karena dorongan emosi, 
sehingga ia pun enggan untuk menerimanya. 

Terlalu cepat menyampaikan kritik dalam kondisi seperti itu akan membuatmu keliru dalam 
mengambil sikap. Selanjutnya, Engkau akan berada pada pihak yang bersalah. 

Demikian pula jangan menyampaikan teguran ketika suamimu sedang marah. Sebab dalam kondisi 
tersebut, biasanya ia tidak siap untuk menerima kata-kata apapun. Apalagi yang berisi kritik. Justru akan 
lebih mengobarkan amarahnya. 

Jadi, waktu yang tepat untuk menyampaikan kritik adalah dalam kondisi yang tenang dan kondusif 
antara kedua belah pihak. Bukan juga dalam kondisi gembira, suka cita dan ceria. Sebab hal itu bisa merusak 
suasana. Apalagi jika waktu-waktu seperti itu sangat jarang ditemukan, maka janganlah Engkau menyia- 
nyiakannya. 

Alangkah baiknya bila sepasang suami istri menyediakan waktu khusus untuk saling terbuka antara 
keduanya terhadap seluruh masalah. Praktek seperti ini lebih ideal lagi. Sebab, kondisi jiwa pada saat itu 
lebih siap untuk menerima masukan dan perubahan. 

Lalu bagaimana cara menyampaikan teguran? 

Keahlian menyampaikan teguran kepada suami merupakan seni yang sangat agung dan harus 
Engkau pelajari. Dalam masalah ini tentu berbeda antara suami yang satu dengan yang lainnya. Dan 
Engkaulah orang yang paling mengenal watak dan kepribadian suamimu. Intinya, Engkau harus 
memperhatikan metode dan kepantasannya. Hindari suasana gaduh dan kata-kata yang menyakitkan atau 
melukai perasaan. Jauhi caci maki, sebab hal itu pasti akan membuat suamimu kecewa. 

Apabila ada sinyal-sinyal yang menunjukkan ketidaksukaan dan penolakan dari suamimu, maka 
hendaknya Engkau segera berhenti dan mengalihkan pembicaraan kepada hal lainnya. Bersabarlah dan coba 
lagi di lain kesempatan. Mungkin suamimu perlu waktu untuk dapat mencerna dan menerima kata-katamu. 

Demikian pula jangan lupa untuk membuat dadanya lapang. Dengan cara menyebut-nyebut jasa dan 
kebaikannya, setelah menyampaikan kritik padanya. Ini akan mengembalikan suasana kenyamanan hatinya 
dan menjadikan keadaan kembali rileks. 

Hal penting lain yang perlu diperhatikan, jangan terkesan memojokkan suami, seakan ia merasa 
seperti seorang tersangka yang sedang divonis di hadapan hakim. Tunjukkan bahwa Engkau melakukan itu 
semua semata-mata karena rasa sayangmu padanya. Selamat mencoba! 

^ Pesantren "Tunas Ofmu" %edungwu(uh Purbalingga, 16 <Sgcma(<lg& /3 Sehtemher ZOiZ 




Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, 
Bogor (hal. 140-142) dengan beberapa tambahan dan perubahan. 
32 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 







SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat TCefigabefas; 

KETIKA PRAHARA MENGHANTAM BAHTERA RUMAH TANGGA 7 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



36 



Saudariku, para istri yang mulia... 

Andaikan ada di dunia ini rumah tangga yang tak pernah mengalami masalah, tentu yang paling 
patut untuk itu adalah rumah tangga Nabi shallallahu'alaihiwasallam. Sebab beliau adalah insan yang paling 
sempurna, paling bertakwa dan paling mulia akhlaknya. Namun ternyata, rumah tangga beliau pun tidak 
mutlak bersih dari problematika. 

Bahtera rumah tangga ibarat sebuah perahu yang berlayar mengarungi lautan. Kadang perahu itu 
berjalan pelan dan tenang, angin bertiup sepoi-sepoi. Cuaca yang cerah pun menambah indahnya panorama 
alam. Maka ketika itu para penumpang perahu benar-benar merasakan kenikmatan dan kenyamanan. 
Namun, bisa jadi tiba-tiba ombak tinggi menghadang, badai dan topan menghantam. Ditambah lagi hujan 
turun disertai kilat dan guntur. Maka kapal yang semula tenang pun berguncang hebat. Hampir saja berubah 
haluan, atau bahkan karam di tengah lautan. 

Namun, berkat pertolongan Allah ta'ala, kemudian kemahiran sang nahkoda dan kerja keras 
segenap penumpang, akhirnya laju kapal itu bisa dikendalikan dan dikembalikan ke arah yang semula. 
Sehingga perjalanan dapat dilanjutkan, selamat sampai ke tujuan. 

Demikianlah keadaan bahtera rumah tangga kita. Kadang kita merasakan kenikmatan, kedamaian 
dan kebahagiaan. Tetapi bisa saja tiba-tiba kita dipaksa menghadapi berbagai macam problematika yang 
mengganggu keharmonisan kehidupan rumah tangga. Menghadapi kondisi seperti ini sangat diperlukan 
nahkoda yang bijaksana dan kerjasama baik para penumpang. Sehingga masalah dapat terselesaikan, bahkan 
bisa dirubah menjadi pilar-pilar yang mendatangkan kebahagiaan. 

Perselisihan antara suami istri tidak mungkin dapat dihindari seratus persen. Namun jika itu terjadi, 
usahakan jangan dibiarkan berlarut hingga esok hari. Karena itu akan membuka kesempatan bagi setan 
untuk menghembuskan kebencian dan permusuhan dalam hati kalian berdua. 

Mendiamkan perselisihan secara mutlak bukanlah sikap yang tepat. Apalagi jika keduanya 
mengambil langkah membisu dan enggan bicara. Jika Engkau memilih sikap ini setiap kali menghadapi 
masalah, maka Engkaulah yang akan merugi. Sebab Engkau lebih banyak tinggal di rumah, sedangkan 
suamimu bisa mencari angin segar di luar rumah. 

Mendiamkan masalah sejenak tidak masalah, untuk mencari solusi penyelesaian. Bersikaplah cerdas 
dan luwes dalam menghadapi permasalahan. 

Seringkah masalah itu timbul akibat perbedaan watak dan tabiat pada masing-masing pihak. Dan 
untuk menyelesaikannya, butuh kesabaran, kelembutan dan kesantunan. Karena watak dan tabiat sulit 
untuk dirubah dalam hitungan hari ataupun bulan. 

Dari sekian banyak manusia yang ada di muka bumi ini, tentu tidak ada seorang yang cocok seratus 
persen dengan orang lain. Semirip dan sedekat apapun, tetap saja akan ada perbedaan di antara keduanya. 
Maka kedua belah pihak hendaklah menyadari bahwa seiring dengan perjalanan waktu, kesepahaman 
antara keduanya akan bertambah. Serta semakin mengenali tabiat dan kebiasaan masing-masing. Semoga 
sejalan dengan itu, akan semakin banyak masalah yang dapat diselesaikan. Semoga... 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedungwufub furbafingga, i flzuladah /453 /Vjf September ZOiZ 




Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, 
Bogor (hal. 169-172). 
33 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 




SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

>Surat%eemhathe(as - "Bagian Pertama: 

"HIKMAH DI BALIK MASALAH" 37 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Para istri yang mulia... 

Sesungguhnya Allah ta'ala tidaklah menghendaki kesempurnaan dalam hidup ini. Sehingga wajar jika 
tidak semua yang kita inginkan bisa kita dapatkan. Dunia adalah negeri yang penuh dengan ujian dan 
kesulitan. Semua orang tentu menghendaki kesuksesan dan kebahagiaan hidup rumah tangga. Tetapi 
kenyataannya tidak semua dari kita berhasil meraihnya. Kadang, seorang istri harus menerima kenyataan 
bahwa ia telah menikah dengan seorang pria yang jauh dari harapan. Sangat berbeda dengan sosok suami 
yang dulu ia harapkan. Ataupun sebaliknya. 

Sebagian dari kita harus menerima kenyataan pahit berupa berbagai macam problematika yang 
merobek-robek kebahagiaan rumah tangganya. 

Namun, sebagai seorang mukmin kita harus meyakini bahwa segala apa yang terjadi atas diri kita 
dalah ketetapan takdir Allah. Di balik semua itu pasti terkandung hikmah-hikmah, baik yang bisa kita baca 
maupun yang tidak mampu kita cerna. Dan apapun yang ditetapkan Allah atas seorang mukmin pasti 
membawa kebaikan baginya. Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam bersabda, 



n iS \*Jr OIST Uj c *tjaS jati °J &\ d\ jfiyJS cZp^ 



"Alangkah menakjubkannya kondisi seorang mukmin. Sungguh Allah tidaklah menakdirkan sesuatu, 
melainkan hal itu baik untuknya". HR. Ahmad dari Anas bin Malik radhiyallahua'nhu dan dinilai sahih oleh 
Ibn Hibban serta al-Albany. 

Hikmah di balik problematika rumah tangga antara lain: 

1. Adakalanya hal itu menjadi kesempatan untuk menambah timbangan pahala. 

Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam bersabda, 

"Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan untuknya, niscaya Allah akan menimpakan musibah 
(sebagai ujian) untuknya". HR. Bukhari dari Abu Hurairah radiyallahu'anhu. 

Kadangkala seorang wanita telah berusaha untuk menjadi istri yang salihah dan ia telah 
mengerahkan segala kemampuannya untuk menjadi sosok istri idaman. Namun ternyata ia dapati suaminya 
tidak seperti yang diharapkan, la tidak memberikan tanggapan yang positif dan tidak memiliki itikad baik 
dalam mempergauli istrinya. Apabila menghadapi kondisi seperti ini, hendaknya kita sadar bahwa kita 
sedang diuji Allah. (Baca: QS. Al-Furqan: 20). 

Dan apabila kita mampu bersabar dalam melayani suami serta tetap berbuat baik padanya, maka 
ketahuilah bahwa balasan dari Allah itu tiada batasnya. Allah ta'ala berfirman, 

"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas". 
QS.Az-Zumar(39):10. 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedungwufuh Purbalingga, <$ fizuladah <t£$ /i Q($oker ZOiZ 





Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, 
Bogor (hal. 172-175). 
34 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



.com 




SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat%eemhatiie(as - teagian Hedua: 

"HIKMAH DI BALIK MASALAH" 38 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Para istri yang mulia... 

Banyak hikmah di balik problematika rumah tangga. Antara lain: 

2. Adakalanya hal itu merupakan peringatan dari Allah atas maksiat yang kita lakukan. 

Allah ta'ala berfirman, 

J*& °j* J&tJ }&$ £S~S UJ jjljai tf °qS&fi& U j 

Artinya: "Musibah apapun yang menimpa kalian adalah disebabkan oleh perbuatan 
tanganmu sendiri dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu)". QS. Asy-Syura 
(42): 30. 

Musibah tersebut bisa jadi menimpa kita atau orang-orang terdekat kita. Sebagaimana 
dikatakan oleh seorang ulama salaf, "Sungguh aku bisa merasakan akibat perbuatan maksiat, dari 
perilaku istri dan hewan tungganganku". 

Tabiat dasar manusia adalah: lalai. Ketika seorang dikaruniai kelapangan hidup oleh Allah, 
rezeki yang cukup, badan yang sehat, suami yang baik dan anak-anak yang menyenangkan; maka ia 
pun lupa. la melalaikan hak-hak Allah, merasa aman berbuat maksiat, lalai dari berdzikir, membaca 
al-Qur'an dan ibadah-ibadah lainnya. Segala kemudahan hidup tadi menyebabkan ia seakan tidak 
butuh kepada Allah. 

Maka ketika itu Allah ta'ala menurunkan musibah dan cobaan. Muncullah berbagai macam 
problematika. Suami yang biasanya lembut berubah menjadi kasar, anak yang biasanya menurut 
tiba-tiba menjadi sulit diatur, yang selalu sehat mendadak sakit, rezeki tau-tau seret dan lain 
sebagainya. 

Ini merupakan peringatan dari Allah 'azza wa jalla. Sehingga hamba mau kembali dan 
merasa butuh kepada-Nya. Oleh karena itu, Rasulullah menyampaikan sebuah petuah yang amat 
berharga dalam sabdanya, 

y oj ° y ' t s £ 'S ' ° ' 'S ' 

"Jagalah Allah; niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah; niscaya engkau akan 
mendapatkan-Nya di hadapanmu. Ingatlah Allah di saat engkau lapang, niscaya Dia akan 
mengingatmu di saat engkau susah". HR. Ahmad dari Ibn Abbas radhiyallahu'anhuma dan dinilai 
sahih oleh adh-Dhiya' dan al-Albany. 

Oleh karena itu, apabila terjadi masalah dalam rumah tangga, hendaklah kita memeriksa 
kembali hubungan kita dengan Allah ta'ala. Dekatkan diri kepada-Nya dengan meningkatkan ibadah 
dan bertaubat dari perbuatan maksiat. 



^ "Pesantren "Tunas Ofmu" HeMmawufuk Purtoafingga, zg fizufa'dah /433 /<J OfootoerZOIZ 








Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, 
Bogor (hal. 175-176) dengan sedikit tambahan. 
35 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 




SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat ftjeemhathelas - "Saman Ketiga.- 

"HIKMAH DI BALIK MASALAH" 39 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Para istri yang mulia... 

Banyak hikmah di balik problematika rumah tangga. Antara lain: 

3. Kita dapat memandang dunia dengan pandangan yang hakiki. 

Salah satu bukti kesempurnaan iman seorang muslim adalah ia meyakini bahwa tidak ada 
yang sempurna kecuali Allah ta'ala. Terlebih lagi dalam kehidupan dunia ini, tidak ada sesuatupun 
yang sempurna. Sebesar apapun kebahagiaan yang dirasakan seorang insan pasti tetap ada cacat 
dan kurangnya. Dan sebesar apapun musibah yang menimpa seorang insan, pasi tetap ada nikmat 
lain yang layak ia syukuri. 

Dunia adalah tempat kekurangan. Begitulah realitanya. Di dunia ini, hidup pasti diakhiri 
dengan kematian. Masa muda pasti diiringi dengan masa tua. Sehat pasti diiringi dengan datangnya 
sakit. Kegembiran selalu diiringi dengan kesedihan. Kebahagiaan pasti diselingi dengan kepedihan. 
Kelapangan mesti diiringi dengan kesusahan. Dan pertemuan niscaya diakhiri dengan perpisahan. 

Semua keadaan ini jelas sangat berbeda dengan kondisi di alam akhirat. Di dalam surga 
seorang akan terus hidup dan tidak akan mati. Akan tetap muda dan tidak pernah tua. Selalu sehat 
dan tidak akan pernah sakit. Senantiasa merasakan kebahagiaan tanpa mengalami kesusahan. Dan 
mereka selalu mendapat kenikmatan tanpa pernah merasakan penderitaan. 

Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam bersabda, 
y& \j~zj o\ (pJ o\j jjbi \j>y£ y& \j^s o\ +Sj o\j jjui \yJL*3 *te \j^p2 o\ ^sj oj si* l£^W» 

o £ *s ° a ^° ° i st St * ' St* ' ' ' y i St ' ' St ° s- t*' * y i 

Uj tijisSjji 2u^Jl (% iuj &\ \j*yj) :Jirj j* J^S iUJli .«IJjI \y*£$ ^ \yjc3 &\ lio &\j JJbl \y'J$ 

"Sesosok penyeru berkota (kepada para penghuni surga): "Sungguh kalian akan sehat terus 
dan tidak akan pernah sakit. Kalian akan hidup selamanya dan tidak akan pernah mati. Kalian akan 
selalu muda dan tidak akan pernah tua. Serta kalian akan terus merasakan kenikmatan dan tidak 
akan pernah menderita". Inilah maksud firman Allah, "Diserukan kepada mereka, "Itulah surga 
yang telah diwariskan kepada kalian, karena apa yang telah kalian kerjakan". QS. Al-A'raf (7): 43". 
HR. Muslim dari Abu Sa'id al-Khudry dan Abu Hurairah radhiyallahu'anhuma. 

Oleh karena itu, seorang yang beriman, manakala ditimpa musibah dan berbagai macam 
problematika kehidupan rumah tangganya, ia dapat memandang dunia ini dengan pandangan yang 
hakiki. Dan ia semakin bisa membayangkan betapa manisnya negeri akhirat, yang tidak ada 
kesusahan, kepayahan dan pertikaian. Maka merekapun terus bersabar dan beramal, karena 
merindukan kebahagiaan abadi di negeri akhirat. 

^ Pesantren "Tunas Ofmu" %edungwu(uh IPurtoafingga, <*> flzulkmak <!£$ /zg GfootoerZOIZ 




Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, 
Bogor (hal. 177-178) dengan sedikit tambahan. 
36 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



-com 










40 



SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat ftjeemhattoefas - fcagian Heemhat: 

"HIKMAH DI BALIK MASALAH" 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Para istri yang mulia... 

Banyak hikmah di balik problematika rumah tangga. Antara lain: 

4. Kedewasaan akan semakin terasah. 
Dengan menghadapi berbagai macam problematika rumah tangga dan melakukan usaha 

untuk menyelesaikannya, seorang insan akan semakin terasah kedewasaannya, la bisa belajar 
untuk bersabar, menahan amarah, saling memaafkan dan menahan diri. Sehingga ia menjadi lebih 
matang dan lebih siap untuk mengarungi kehidupan di masa yang akan datang. 

Seringkah permasalahan timbul karena adanya perbedaan prinsip keimanan. Perubahan 
naik turunnya iman kadang terjadi secara tidak bersamaan dan seimbang antara suami dan istri. 
Perbedaan ini bisa memunculkan konflik. Lebih-lebih pada orang yang baru mengalami penyadaran, 
biasanya sangat peka terhadap kesalahan orang lain dan cenderung mudah bersikap reaktif. Begitu 
ada kesalahan, dia segera menganggapi - repotnya kadang tidak bijak caranya. 

la kerap lupa bahwa perubahan seringkah membutuhkan proses, sebagaimana dulu ia pun 
berproses dalam memperbaiki diri. Kesadaran ini akan membawanya untuk lebih bersabar dalam 
menasehati. 

Sabar tidak berarti diam tanpa melakukan apa-apa. Namun sabar lebih condong pada 
kemampuan mengendalikan diri untuk tidak mengambil tindakan sebelum tepat saatnya. Sabar 
lebih cenderung pada usaha untuk menjaga kejernihan pikir dan kebersihan hati sehingga tidak 
mengambil tindakan secara tergesa-gesa. Sabar juga memuat ketahanan untuk menunggu saat 
yang baik, karena bersama kesulitan ada kemudahan. Serta menjaga harapan kepada Allah karena 
sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat. 

5. Peluang untuk mengenali pasangan lebih dalam. 

Terjadinya permasalahan ataupun pertikaian antara suami istri merupakan peluang untuk 
mengenali karakter pasangan. Apa saja yang disukai dan dibencinya, bagaimana pola pikirnya, apa 
saja yang ia sukai dan apa pula yang tidak disukainya. Dengan demikian akan semakin bertambah 
kesepahaman antara keduanya dan mereka lebih siap untuk menjalani kehidupan bersama 
insyaAllah. ^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^ 

Ini musti disadari oleh siapapun yang mengarungi bahtera rumah tangga, terlebih mereka 
yang baru saja memasuki gerbang pernikahan. Sebab suami istri yang secara psikis belum matang, 
mudah terpengaruh oleh perbedaan-perbedaan remeh temeh yang tidak prinsipil. Mereka cepat 
sekali mereaksi karena perbedaan selera makanan dan cara menghidangkannya, atau perbedaan 
mengenai warna kesukaan. Sehingga bisa mengalami konflik -terbuka maupun tertutup- hanya 
gara-gara persoalan semacam ini. 

Biasanya orang yang terjangkiti penyakit di atas, dikarenakan orientasinya amat dangkal dan 
bersifat jangka pendek saja. la tidak berpikir tentang hal-hal yang mendasar dalam hidup ini untuk 
kehidupan yang sebenarnya kelak setelah mati. 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedungwufuh furkafingga, $ JAuharram /454 /<q November ZOiZ 




J 



Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, 
Bogor (hal. 178) dengan banyak tambahan. 
37 

Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga 



PONDOK PESANTREN "TUNAS ILMU" 

Kedungwuluh Kalimanah Purbalingga Jawa Tengah 



bunasilmu 



.com 




SURAT TERBUKA UNTUK PARA ISTRI 

Surat %efima(fefas - [Terafcftir]: 

"JANGAN LUPA DOA!" 41 
Oleh: Abdullah Zaen, Lc, MA 



Sesungguhnya sebesar apapun keinginan kita untuk meraih kebahagiaan hidup rumah 
tangga dan sekeras apapun usaha yang kita lakukan untuk menggapainya, kita harus ingat bahwa 
mimpi indah itu tidak akan tercapai tanpa adanya pertolongan dari Allah ta'ala. Kita hanya mampu 
untuk berusaha, adapun mengenai hasil dan ketentuan akhirnya, itu tergantung kehendak Allah 
semata. 

Di dalam QS. At-Tahrim (66): 10-11, Allah menceritakan kejadian yang sangat perlu untuk 
kita renungkan. Allah menceritakan tentang jalan hidup istri nabi Nuh dan istri nabi Luth yang 
enggan beriman, padahal keduanya adalah istri nabi! Selanjutnya Allah menceritakan jalan hidup 
Asiah; istri raja Fir'aun yang beriman, padahal ia adalah istri pionir kekufuran di muka bumi! 

Salah satu pelajaran yang bisa dipetik adalah: sekuat apapun usaha seorang hamba dan 
sesalih apapun dirinya, jika Allah tidak berkehendak untuk menjadikan istri dan keluarganya salih, 
maka cita-cita mulia tersebut tidak akan tercapai. 

Namun hal ini sama sekali tidak boleh mengakibatkan kita menjadi berputus asa dan enggan 
untuk berusaha. Justru dari sinilah kita perlu terus menumbuhsuburkan ketergantungan kita 
kepada Allah ta'ala, sebab kita adalah makhluk yang bertabiat dasar lemah. Allah berfirman, 

"UL*^ &\lvj*i\ JjA^j" 

Artinya: "Manusia itu diciptakan bersifat lemah". QS. An-Nisa: 28. 

Karenanya, jangan sampai kita mengandalkan kekuatan diri sendiri semata dan bergantung 
padanya saja. Sebagaimana doa yang sering dipanjatkan Nabi shallallahu'alaihiwasallam, 

"J£ &Je ^Jj J\ ^ii& *i j c<0T ^& J y^l cd^lol &^J f j3 \J If* \? 

"Wahai Yang Maha Hidup dan Maha mengurusi para makhluk-Nya, dengan rahmat-Mu aku 
memohon pertolongan. Perbaikilah seluruh keadaanku. Dan jangan Engkau jadikan aku 
bergantung kepada diriku, walaupun hanya sekejap mata". HR. Al-Hakim dari Anas bin Malik dan 
dinilai sahih oleh al-Hakim dan adh-Dhiya' al-Maqdisy. 

Maka dari itu selain usaha lahiriah yang kita kerahkan, janganlah pernah melupakan 
lantunan doa yang senantiasa dipanjatkan ke hadirat Allah ta'ala, terutama di waktu-waktu yang 
mustajab. Utamakan redaksi doa yang termaktub dalam al-Qur'an dan Sunnah. Misalnya: 

Artinya: "Wahai Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan 
kami sebagai penyejuk mata (kami) dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang 
bertakwa". QS. Al-Furqan (25): 74. 

^ "Pesantren "Tunas Ofmu" Hedungwufuk Vurtoafingga, <g JAuharram /434 /3 Uesemher ZOiZ 







Disarikan dari buku "Surat Terbuka untuk Para Istri" karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan, penerbit Pustaka Darul Ilmi, 
Bogor (hal. 217-219) dengan banyak tambahan. 



38 



Penyelenggara: Yayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga - SK Menteri Hukum dan HAM RI No: AHU-3926.AH.01.04.Thn 2010 
Alamatt Kedungwuluh Rt. 08 Rw. 02 Kalimanah Purbalingga 53371 Jawa Tengah IndonesiaTelp: 0281 6597674, Hp: 081319839320, 
Reb BNI Cabang Purbalingga no: 0194910585 a/n: Vayasan Islam Tunas Ilmu Purbalingga